Emas Berkilau di Atas Kejatuhan USD
29 Juli 2010 10:49
Emas kembali menguat hari Kamis seiring Dollar kembali melemah terhadap mata uang lainnya tetapi penguatannya terbatas setelah kepemilikan di ETF turun ke terendahnya sejak awal Juni.
Sementara pelaku pasar gembira membeli emas diharga lebih rendah, ketidakpastian perkiraan atas ekonomi AS dan buruknya secara teknikal membebani sentimen. Logam mulia lainnya mengikuti penguatan emas.
Spot emas bertambah $2.80 per ons ke $1,165.35 per ons setelah turun ke rendahnya di $1,156.90 hari Rabu, terendahnya sejak akhir April. “Terdapat banyak posisi safe haven yang tidak stabil saat ini dipasar emas. Secara potensial, emas mungkin melemah ke $1,130-1,120 dengan cepat”, dikatakan Mark Pervan, analis komoditi senior dari ANZ di Melbourne.
“Banyak penguatan emas di 6 bulan belakangan yang terbawa pelemahan Euro, dan hal itu saat untuk pembelian safe haven. Tren tidak terlihat bagus. Secara potensial, emas mungkin bergerak turun ke rendahnya di $1,100”, dikatakan Pervan, merujuk pada level yang terlihat di bulan April.
Emas fisik (spot) mendekati rendahnya 8% dibawah tingginya selama ini sekitar $1,264 yang terjadi di Juni, ketika investor mengalirkan dana kedalam emas karena kekhawatiran krisis hutang zona Eropa mungkin menyebar. Kontrak emas untuk pengiriman Agustus naik $4.5 ke $1,164.9 per ons.
BERITA TERKAIT :
- 03/09/2010 Emas Terperosok Paska NFP
- 02/09/2010 Dana Masuk Pasar, Emas Akan Uji $1,250
- 02/09/2010 Philip: Emas Bisa Diuntungkan oleh Data Jobs
- 02/09/2010 Data ISM AS Redam Laju Emas
- 01/09/2010 Pasar Antisipasi Data Buruk Jumat
- 31/08/2010 Emas Berjangka Meroket Menjelang Pembukaan New York
- 31/08/2010 Emas Tenggelam, Ikuti Penjualan Aset Resiko
- 31/08/2010 Emas: Harga dan ETF Stabil, Fokus pada Data AS dan Saham
- 30/08/2010 Emas Kokoh Menanti Data Tenaga Kerja AS
- 30/08/2010 Emas: Netral, namun Bias Menurun

















