Dollar Menguat Seiring Pelemahan Saham
29 Juli 2010 23:39
Dollar sedikit menguat pada pertengahan sesi perdagangan Amerika, seiring serbuan risk aversion melanda pasar. Wall Street tergelincir dengan S&P 500 menembus area support 1100, kehilangan hampir 1,0%, DJIA juga turun 80 poin meskipun sempat naik di awal perdagangan hari Kamis setelah Exxon Mobil dan bebrapa perusahaan lain melaporkan pendapatan kuartalan yang lebih baik dari perkiraan, sementara klaim pengangguran mingguan mengalami penurunan.
EUR/USD sedang menguji area 1.3060 dengan support terdekat di 1.3045, diikuti oleh zona psikologis pada 1.3000. GBP/USD yang hari ini di bawah performa terhadap greenback juga mencetak level terendah harian baru di 1.5581 dan terus berada di seputaran area tersebut, dengan support terdekat pada area 1.5550, 20 SMA di grafik 4 jam dan level rendah intraday dari hari Rabu yang lalu.
BERITA TERKAIT :
- 10/09/2010 Minyak Melonjak Akibat Putusnya Pipa Kanada-AS
- 10/09/2010 Lepas Posisi Jual, Angkat USD/JPY
- 10/09/2010 Dollar Perkasa Terhadap Yen, Kekhawatiran Pemulihan Mereda
- 10/09/2010 USDJPY Naik, Stop Loss Terpicu
- 10/09/2010 OECD: Ekonomi Global Melambat Tapi Kemungkinan Tidak Resesi
- 09/09/2010 EUR/USD Bertahan Diatas 1.2660, Melejit ke Atas 1.2700
- 09/09/2010 Gap Trade Balance Seret GBP/USD di Bawah 1.5400
- 09/09/2010 AUD/USD Stabil di Titik Tertinggi 4-Bulan
- 09/09/2010 Minyak Kokoh di Kisaran $75 Pasca Stok AS Anjlok
- 09/09/2010 Fed Beige Book: Pertumbuhan Ekonomi AS Melambat

















