Gandeng 5 Raksasa Telco, Google Bangun Jaringan Kabel Bawah Laut

Gandeng 5 Raksasa Telco, Google Bangun Jaringan Kabel Bawah Laut

Rabu, 13 Agustus 2014 10:51:09 WIB

Monexnews - Salah satu perusahaan teknologi termahal dunia, Google Inc, berencana membangun jaringan kabel bawah laut yang menghubungkan Amerika Serikat dan Jepang. Bersama lima perusahaan telekomunikasi asal Asia, Google sepakat menjalankan proyek kabel trans-pasifik senilai $300 juta. Jaringan kabel yang akan dinamai 'FASTER' ini akan menampung kapasitas awal sebesar 60 terabit per detik dan menghubungkan kota-kota besar yaitu Los Angeles, Portland, San Francisco, Oregon dan Seattle dengan kota Chikura dan Shima yang berlokasi di Jepang. NEC Corp. akan menjadi pemasok sistem untuk jaringan kabel tersebut, dan berkomitmen untuk segera menjalankan tugasnya sehingga jaringan kabel bisa dipakai pada kuartal II 2016. Selain mengkoneksikan jaringan kedua negara, kabel bawah laut FASTER juga dapat dikembangkan kapasitasnya untuk menjangkau negara Asia selain Jepang. Google memang semakin ahli dalam mengembangkan proyek jaringan. Saat ini, perusahaan tersebut sudah mengoperasikan saluran TV-nya sendiri, Fiber, dan layanan internet super cepat di wilayah Kansas City. Keberhasilan proyek jaringan super cepat mendorong pihak direksi untuk memperluas jangkauan layanan ke kota-kota besar lainnya. Meski di awal hanya untuk mengkoneksikan jaringan kabel antara Amerika dan Jepang, perusahaan yang terlibat dalam proyek FASTER justru berasal dari China, Malaysia dan Singapura yakni China Mobile International,China Telecom Global, TIME Dotcom Bhd Global Transit, KDDI Corp dan Singapore Telecommunications Ltd. [Harga saham Google Inc (NASDAQ:GOOG) ditutup pada posisi $562.73 atau melemah 5.15 poin (0.91%) pada sesi perdagangan Selasa (12/08).] (dim)


Lihat Disclaimer
   
 
 
 
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search