Penjualan RIM Anjlok Sampai 47%

Penjualan RIM Anjlok Sampai 47%

Jum'at, 21 Desember 2012 11:39:45 WIB

Monexnews - Meski beberapa kali menyangkal bahwa Blackberry sudah kalah bersaing di industri ponsel cerdas, Research in Motion (RIM) tidak bisa menyangkal apa yang diperlihatkan oleh laporan keuangannya. Revenue RIM untuk periode fiskal kuartal III 2012 yang berakhir 1 Desember 2012 dirilis anjlok 47% ke hanya $2,7 miliar. Jumlah tersebut sesuai dengan analisa yang dikeluarkan oleh Thomson Reuters beberapa waktu lalu.

Perusahaan yang berbasis di Ontario, Kanada ini hanya mampu mendistribusikan 6,9 juta ponsel Blackberry dalam 3 bulan terakhir atau lebih rendah dibanding catatan satu tahun sebelumnya yang mencapai 7,4 juta unit. Perseroan mengakui pengguna Blackberry turun dari 80 juta pada kuartal sebelumnya menjadi 79 juta di triwulan III. RIM juga hanya mampu mendistribusikan 255.000 unit tablet Playbook atau dua kali lipat lebih banyak dibanding satu tahun lalu.

Saham RIM (RIMM) sempat anjlok sampai 12% pada sesi perdagangan kemarin sebelum membaik jadi lebih dari 8% di sesi after-hours. Kinerja harga saham terselamatkan oleh penambahan jumlah kas menjadi $2,9 miliar. Pada kuartal sebelumnya, RIM menghasilkan keuntungan mencapai $9 juta atau lebih bagus ketimbang catatan kerugian $235 juta, yang diderita satu tahun lalu. Kebanyakan dari kenaikan laba itu berasal dari keuntungan pajak. RIM sebelumnya sempat menyebut potensi kerugian mencapai $114 juta atau 22 sen per saham. Saham RIM hari Kamis ditutup pada level $14.12 atau menguat 3.60% sebelum akhirnya merosot ke $12.85 atau minus 8,99% di sesi after hours.

(dim)


Lihat Disclaimer
   
 
 
 
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search