Samsung-Ericsson Saling Gugat di Amerika

Samsung-Ericsson Saling Gugat di Amerika

Rabu, 26 Desember 2012 12:06:32 WIB

Monexnews - Samsung Electronics secara resmi mengajukan complain melawan Ericsson kepada U.S International Trade Commission (ITC). Produsen ponsel cerdas terbesar dunia meminta otoritas melarang impor dan penjualan beberapa produk buatan perusahaan Swedia itu.

Proposal keberatan telah diajukan hari Jumat lalu (21/12) dan di dalamnya berisi klaim pelanggaran 7 paten Samsung oleh Ericsson. Pendaftaran komplain itu seakan menjadi serangan balasan atas permintaan Ericsson kepada otoritas untuk menutup impor produk Samsung karena tuduhan yang sama. "Kami telah memiliki itikad baik untuk bernegosiasi, namun Ericsson justru mengajukan gugatan yang tidak masuk akal ke pengadilan," urai Samsung Electronics dalam pernyataan resminya. Salah satu poin pengaduan yang oleh Ericsson termasuk peralatan jaringan telekomunikasi seperti stasiun pengendali.

Ericsson ditengarai giat mempertahankan beberapa paten produknya seiring penurunan angka penjualan unit jaringannya sebanyak 17 di kuartal III. Perseroan kini berpaling ke proses hukum atas kerugian dari pelanggaran paten yang konon dilakukan oleh beberapa perusahaan seperti Samsung. Apalagi tren perkembangan teknologi tablet dan smartphone membuat setiap produsen harus buru-buru mendaftarkan properti intelektualnya supaya tidak ditiru oleh kompetitor. Di pasar perangkat jaringan sendiri Ericsson mendapat saingan berat dari Samsung, yang sedang naik daun.

"Pada titik ini, tidak ada satupun pihak yang meragukan kemampuan Samsung untuk menjadi pemain penting dalam segmen perangkat komunikasi dunia," ujar Florian Mueller, pakar hak paten. Aksi saling tuduh antara kedua perusahaan kini membawa nuansa strategis dalam kepentingan bisnis masing-masing. Harga saham Samsung terpantau naik 1,3% di bursa Korea sekaligus melampaui penguatan indeks utama yang hanya 0,7%.

(dim)


Lihat Disclaimer
   
 
 
 
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search