Dolar Menguat di Tengah Referendum Kemerdekaan Katalonia

Dolar Menguat di Tengah Referendum Kemerdekaan Katalonia

Senin, 02 Oktober 2017 12:03:17 WIB

Monexnews -Dollar AS menguat terhadap sejumlah mata uang global pada perdagangan awal pekan di tengah menguatnya sentimen aset berisiko seiring memudarnya ketegangan geopolitik Korea Utara. Di sisi lain faktor kestabilan politik di Eropa melemahkan pesaing utama dolar yaitu mata uang euro. Namun pasar berpijak pada data ekonomi PMI Chicago yang positif jauh melebihi estimasi pasar.

Negara bagian Katalonia di Spanyol mengadakan referendum dengan mayoritas warganya ingin memerdekakan diri dari Spanyol. Keinginan warga ini direspons negatif Madrid yang mengirimkan pasukan polisi ke wilayah tersebut.

Indeks dolar bergerak naik seirama dengan yield obligasi pemerintah AS yang naik 3 basis poin. Yield obligasi negara maju lain juga naik sekaligus menghentikan sentimen aset non risiko. Bahan bakar utama penguatan dolar adalah bagusnya data PMI manufaktur Chicago September sebesar 65.2, jauh melampaui estimasi 58.6, atau angka PMI Agustus 58.9.

Saat ini

indeks dollar, yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama, menguat 0.29% ke 93.34.

Likuiditas pasar forex hari ini relatif tipis karena libur di China, Korea Selatan, Hong Kong, India dan sebagian besar Australia terkecuali Melbourne.

(Irdy)


Lihat Disclaimer
   
 
 
 
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search