Awal November, Emas Tertahan di Level Terendah 4 Tahun

Awal November, Emas Tertahan di Level Terendah 4 Tahun

Senin, 03 November 2014 11:07:21 WIB

Monexnews - Emas kembali melemah pada perdagangan awal November, dan berada pada level terendah dalam empat tahun terakhir. Berakhirnya stimulus moneter dan optimisme Federal Reserve terhadap ekonomi AS membuat dollar rally yang memberikan tekanan bagi emas. Sementara pengucuran stimulus moneter tambahan dari Bank of Japan membuat risk appetite investor meningkat dan meninggalkan emas yang dianggap sebagai safe haven. The Fed dalam rapat kebijakan moneter pekan lalu memutuskan untuk mengakhiri program pembelian obligasi per bulan atau yang dikenal dengan quantitative easing (QE), dan memberikan sinyal optimis ke pasar bahwa bank sentral AS tersebut tidak terlalu khawatir dengan pelambatan ekonomi global, inflasi yang rendah dan gejolak pasar keuangan. Fed juga menambahkan jika perekonomian AS terus meningkat lebih cepat dari ekspetasi maka kenaikan suku bunga pertama dapat terjadi lebih cepat dari yang diharapkan. Risk appetite investor meningkat setelah BOJ pada pekan lalu menaikkan monetary base menjadi 80 triliun yen per tahun, dari sebelumnya 60 triliun - 70 triliun yen, membuat bursa global rally. Tidak cukup sampai disitu, Government Pension Investment Fund Jepang kemudian mengatakan akan menambah kepemilikan saham domestik maupun asing, dua kali lipat dari sebelumnya, dan berinvestasi di aset alternatif, membuat indeks Dow Jones dan S&P 500 mencatat rekor penutupan tertinggi pada hari Jumat, yang semakin menenggelamkan harga emas. Emas diperdagangkan pada kisaran $1.167,88 per troy ons pada pukul 11.00 WIB, setelah sempat menyentuh level terendah harian $1.161,51 dan tertinggi $1.169,92 (platform Monex Trader). (pap)


Lihat Disclaimer
   
 
 
 
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search