Emas Berpeluang Rebound Untuk Meredakan Kondisi Jenuh Jual

Emas Berpeluang Rebound Untuk Meredakan Kondisi Jenuh Jual

Kamis, 21 Februari 2013 20:57:09 WIB

Monexnews -

Emas berhasil rebound dari titik terendah baru 8,5 bulan seiring para pelaku pasar mencerna minutes FOMC yang mengindikasikan bahwa kondisi ekonomi AS mulai membaik sehingga beberapa anggota dewan FOMC mempertimbangkan perubahan laju QE yang mungkin diperlambat.

Selanjutnya FOMC akan membahas isu ini lebih detail pada rapat bulan Maret, beberapa analis berargumen bahwa pasar terlalu over reaksi pada minutes FOMC kemarin karena sebenarnya tidak ada konsensus dari anggota FOMC untuk mengakhiri QE lebih awal dibanding estimasi. Selain itu Ketua

The Fed, Bernanke masih dovish pada kebijakan moneter dan disetujui oleh sebagian besar anggota FOMC.

Secara terpisah bursa saham Eropa dan mata uang

Euro anjlok di hari Kamis mengikuti sentimen di AS serta dibebani oleh kekecewaan data manufaktur PMI yang mengindikasikan ekonomi zona Euro secara keseluruhan masih dalam fase kontraksi di triwulan pertama 2013.

Di Asia, pasar modal juga jatuh tajam akibat bank sentral

China menarik sebagian besar likuiditas dari sistem perbankan minggu ini, sebagai upaya menjaga laju inflasi, dimana hal ini juga merupakan katalis negatif untuk logam mulia sepanjang pekan ini.

Di lain sisi, permintaan Emas fisik di India mulai meningkat akibat penurunan tajam harga Emas memicu aksi bargain hunting dari konsumen.

Terpantau sejauh ini harga spot Emas naik 0.47% di level $1,571.60, setelah meraih titik tertinggi intraday di $1,574.89 dan level terendah hariannya di $1,555.35 per troy ons.

Secara teknikal bias intraday Emas berubah netral karena MACD masih memberikan sinyal downtrend namun indikator slow stochastic yang lebih akurat untuk jangka pendek mulai memberikan pola bullish divergence di teritori oversold. Range trading yang perlu dimonitor tampak di area 1575 s.d 1555, keluar dari range tersebut dapat mengakhir fase konsolidasi jangka pendek dan menunjukkan arah yang lebih jernih.

(Sap)


Lihat Disclaimer
   
 
 
 
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search