Emas Flat Menanti Data AS

Emas Flat Menanti Data AS

Senin, 05 Agustus 2013 16:48:20 WIB

Monexnews - Emas diperdagangkan datar setelah sebelumnya sempat menguat akibat melemahnya dollar. Emas pada pada pekan lalu anjlok hampir 2% akibat kuatnya dollar setelah beberapa data ekonomi AS dirilis lebih baik dari prediksi, yang memicu spekulasi Federal Reserve akan segera mengurangi program stimulus moneternya. Dollar baru mulai melemah setelah Federal Reserve mengeluarkan pernyataan akan tetep mempertahankan program stimulus moneternya, ditambah dengan data NFP AS yang dirilis pada hari Jumat lebih rendah dari perkiraan.

Pada hari ini dollar kembali melemah akibat kuatnya euro dan sterling setelah merilis indeks bisnis sektor jasa. Dari zona Euro Spanyol merilis service PMI untuk bulan Juli sebesar 48.5 lebih tinggi dari prediksi sebesar 48.4 dan rilis sebelumnya sebesar 47.8. Sementara Italia merilis data indeks service PMI sebesar 48.7 jauh lebih tinggi dari prediksi sebesar 46.6 dan rilis sebelumnya sebesar 45.8. Dari Inggris data service PMI untuk bulan Juli dirilis sebesar 60.2 jauh lebih tinggi dari prediksi sebesar 57.4 dan rilis sebelumnya sebesar 56.9. Sementara AS juga akan meirilis data non-manufaktur PMI malam ini, yang diprediksi lebih baik dari rilis sebelumnya yang berpotensi kembali melemahkan emas. Emas sempat menguat ke level tertinggi harian level $1.320.66 per troy ons, sementara emas saat ini diperdagangkan pada kisaran $1.311.78 per troy ons. (pap)


Lihat Disclaimer
   
 
 
 
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search