Emas: Level $1150 Bukan Mustahil Tercapai

Emas: Level $1150 Bukan Mustahil Tercapai

Jum'at, 14 Juni 2013 15:12:05 WIB

Monexnews - Pasca kenaikan stabil dalam beberapa tahun terakhir, harga emas kini sudah anjlok 30% dari posisi tertinggi $1900 per ons yang dicatat medio 2011 silam. Investor memandang penurunan harga saat ini merupakan akhir dari kejayaan logam mulia. Meskipun kerap dikenal sebagai aset yang kebal dari pelemahan tajam, kinerja harga emas belakangan ini cukup mengejutkan pelaku pasar. Beberapa lembaga keuangan tidak lagi menganggap emas sebagai aset bullish di tahun 2013, dan bahkan untuk seterusnya. Sebagian dari perusahaan finansial telah menghitung skenario terburuk yang bisa terjadi pada aset anti-inflasi itu. Tim analis Societe Generale memprediksi harga bisa saja menjangkau level rendah $1150 per ons di tahun 2014. Estimasi ini mengacu pada tren penarikan investasi berbasis emas di berbagai lembaga investasi ETF. Laju penurunan simpanan emas sangat cepat dan berantai, seperti apa yang dialami ole SPDR Gold Shares Trust. Jumlah dana kelolaan pada investasi emas di salah satu manajer aset terbesar dunia ini turun 1% hari Kamis kemarin (13/06) dan sudah merosot nyaris 18% sepanjang tahun ini. Societe Generale menilai emas terlalu lama menapaki penguatan harga (long-term bubble) di tengah kekhawatiran investor terhadap kondisi ekonomi dunia. Kini setelah ancaman inflasi mereda, pemodal tidak lagi punya alasan kuat untuk mempertahankan asetnya. Pesona bursa saham dan aset-aset berisiko telah mengalihkan perhatian dunia dari logam kuning. Potensi penurunan harga lebih kuat rentan terwujud jika bank sentral negara-negara maju, terutama Amerika Serikat, benar-benar menarik stimulus moneternya dalam setahun ke depan. Terminasi stimulus sama artinya dengan penguatan kurs USD dan berdampak buruk bagi komoditi berdenominasi Dollar. Kontrak berjangka emas saat ini bertengger di level $1383.20 per ons. (dim)


Lihat Disclaimer
   
 
 
 
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search