Emas Masih Khawatirkan Fed

Emas Masih Khawatirkan Fed

Rabu, 07 Agustus 2013 07:49:25 WIB

Monexnews - Emas melanjutkan pelemahan di awal sesi Asia seiring merebaknya kekhawatiran bahwa Federal Reserve akan segera mengurangi pemberian stimulus moneternya. Presiden Fed of Atlanta Dennis Lockhart dan Presiden Fed of Chicago Charles Evans mengatakan Federal Reserve dapat mengurangi pemberian stimulus secepatnya pada pertemuan September. Komentar hawksih Fed's Lockhart dan Fed's Evans tersebut senada dengan pernyataan Fed's Fisher yang pada hari Senin juga utarakan bank sentral AS akan mengurangi program pembelian obligasi pada bulan depan jika kondisi ekonomi tidak memburuk. Stimulus Fed merupakan salah satu penopang rally logam mulia sehingga pengurangan stimulus juga berarti berkurangnya faktor penyokong penguatan emas. Bertambahnya bukti akan berlanjutnya momentum pertumbuhan ekonomi dunia juga semakin mengurangi minat investor terhadap emas sebagai aset safe haven. Defisit perdagangan AS berkurang dari $44,1 miliar menjadi $34,2 miliar di bulan Juni. Kondisi ekonomi Italia terlihat membaik setelah mencatatkan kontraksi GDP sebesar -0,2% untuk kuartal kedua 2013; lebih baik dari kuartal pertama yang berkontraksi -0,6%. Pesanan pabrikan Jerman naik 3,8% di Juni; lebih baik dari prediksi kenaikan 1,1% dan publikasi sebelumnya yang turun 0,5%. Produksi manufaktur Inggris meningkat 1,9%; lebih tinggi dari prediksi kenaikan 0,9% dan publikasi sebelumnya yang berkurang 0,7%. XAU/USD kini diperdagangkan $1276.60; menjauhi level tinggi harian $1283.43 (fr)


Lihat Disclaimer
   
 
 
 
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search