Emas Melemah Atas Outlook Kenaikan Suku Bunga AS

Emas Melemah Atas Outlook Kenaikan Suku Bunga AS

Selasa, 08 Juli 2014 10:10:17 WIB

Monexnews -

Emas pertahankan penurunannya dari level tertinggi dalam tiga bulan seiring investor memperhitungkan tentang waktu kenaikan suku bunga AS.

Emas pada hari ini turun sebanyak 0.2% menjadi $1,317.21/onz dan saat ini bergerak di kisaran $1,317.40 pada pukul 10.00 wib. Logam mulia, naik ke level $1,332.33 pada tanggal 1 Juli, itu merupakan level tertinggi sejak 24 Maret, kemarin turun sebanyak 0.7% menjadi $1,311.64.

Emas hentikan reli selama 12 tahun pada tahun ini atas spekulasi bahwa Federal Reserve akan mengurangi stimulus yang di gunakan untuk memicu pertumbuhan ekonomi. The Fed, yang mempertahankan suku bunga acuan di dekat level nol persen sejak Desember 2008, pada tanggal 10 Juli nanti akan merilis minutes pertemuan tanggal 17-18 Juni, yang ketika itu mereka mengurangi pembelian aset untuk yang kelima kalinya.

"Perkiraan pasar untuk kenaikan suku bunga lebih awal telah menekan harga

emas, kata Sarah Xie, seorang analis di Wing Fung Financial Group Ltd., di Hong Kong. Emas di perkirakan akan masih datar sampai investor dapatkan lebih banyak petunjuk dari the Fed mengenai waktu kenaikan suku bunga.

Outlook untuk kenaikan suku bunga AS dan perkiraan inflasi yang rendah seharusnya kita akan melihat emas tergelincir pada basis rata-rata untuk lima kuartal kedepan, kata Joel Crane, seorang analis dim organ Stanley, dalam laporan kuartalannya pada hari ini. Bank perkirakan harga emas rata-rata akan berkisaran di level $1,264 pada tahun ini dan $1,180 di tahun 2015.

(fsyl)


Lihat Disclaimer
   
 
 
 
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search