Emas Melemah Dari Level Tertinggi 3 Pekan Atas Outlook Ekonomi AS

Emas Melemah Dari Level Tertinggi 3 Pekan Atas Outlook Ekonomi AS

Selasa, 15 April 2014 16:25:32 WIB

Monexnews -

Emas turun dari level tertinggi dalam tiga pekan di sesi London atas spekulasi semakin banyak munculnya tanda-tanda perbaikan di dalam ekonomi AS yang akan membatasi permintaan untuk aset safe haven.

Indeks dollar menguat untuk hari ketiga sebelum di rilisnya data yang mungkin akan menunjukkan indeks manufaktur naik untuk bulan kedua dan setelah laporan kemarin yang menunjukkan bahwa laporan penjualan retail melonjak lebih dari perkiraan analis di bulan Maret.

Emas kemarin menguat seiring ketegangan di Ukraina telah memicu kec

emasan bahwa akan ada lebih banyak sanksi yang akan membatasi pasokan bahan baku dari Rusia. Pada tahun lalu, emas tergelincir sebesar 14% dalam dua sesi sampai 15 April, itu merupakan penurunan terbesar dalam dua hari dalam tiga dekade terakhir dan membuat emas memasuki pasar bearish. Emas telah rebound sebanyak 9,1% pada tahun ini.

Logam mulia telah mendapatkan tekanan dari sangat kuatnya data penjualan retail dari AS, kata Abhishek Chincalkar, seorang analis di AnandRathi Commodities Ltd. di Mumbai. Kami perkirakan kenaikan pada emas akan membuat lemahnya permintaan fisik dari China dan itu juga merupakan salah satu bukti bahwa pemulihan ekonomi AS mulai dapatkan momentum. Pada saat yang sama, kami percaya bahwa penurunan pada emas akan di lindungi oleh kekhawatiran yang masih ada pada situasi di Ukraina yang dapat bergejolak lebih jauh lagi.

Emas pada hari ini turun sebesar 1.3% menjadi $1,310 pada pukul 16.19 WIB. Emas kemarin mencapai level $1.331.20, yang merupakan level tertinggi sejak 24 Maret . Volume dari kontrak berjangka sekitar 43% di atas pergerakan rata-rata 100 hari pada hari ini, menurut data yang di susun oleh Bloomberg.

(fsyl)


Lihat Disclaimer
   
 
 
 
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search