Emas Menuju Kenaikan Mingguan, Ditopang Oleh Permintaan Dari China

Emas Menuju Kenaikan Mingguan, Ditopang Oleh Permintaan Dari China

Jum'at, 27 Februari 2015 17:20:46 WIB

Monexnews - Harga emas menguat untuk sesi ketiga beruntun pada hari Jumat dan berada dalam jalur untuk akhiri pelemahan empat pekan beruntun, di dukung oleh kuatnya permintaan dari China dan melemahnya dollar.

Namun, kenaikan mungkin terbatas, dengan harapan akan naiknya

suku bunga AS yang mungkin tertunda sampai akhir tahun ini setelah sinyal yang dovish dari ketua Federal Reserve Janet Yellen telah diimbangi dari data ekonomi AS yang optimis dan beberapa komentar dari pejabat Fed lainya.

Emas telah turun lebih dari 7% dari level tertinggi lima bulan yang berada di atas $1,300 yang di capai di bulan Januari seiring ekspektasi dari kenaikan suku bunga AS telah meredam minat terhadap emas sebagai aset haven. Namun harga emas mendapatkan dukungan di kisaran $1,200, berkat permintaan dari China, yang merupakan konsumen terbesar kedua di dunia.

"Resiko penurunan dalam emas cukup terbatas karena minat pembelian dari pasar berkembang seperti China akan mendukung harga di level rendah," ucap Chen Min, seorang analis di Jinrui Futures di Shenzen.

Permi di Shanghai Gold Exchange masih dikisaran $4/onz dari harga emas spot global pada hari Jumat, sedikit di bawah daripada awal pekan ini setelah kembalinya para pembeli dari China ke pasar setelah hari libur Imlek pada tanggal 18-24 Februari.

Harga emas spot saat ni bergerak dikisaran $1.206 pada pukul 17.15 wib, seiring dollar mengambil nafas setelah menyentuh level tertinggi sebulan terhadap serangkaian mata uang utama.

Harga emas telah menguat sebesar 0.7% pada pekan ini. Namun logam mulia masih menuju penurunan bulanan terbesar sejak September, setelah turun hampir 6% di Februari, itu mencerminkan ketakuran dari kenaikan suku bunga AS.

(fsyl)


Lihat Disclaimer
   
 
 
 
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search