Emas Menuju Penguatan Dua Pekan Beruntun

Emas Menuju Penguatan Dua Pekan Beruntun

Jum'at, 15 Agustus 2014 15:29:26 WIB

Monexnews - Emas diperdagangkan menguat dan menuju kenaikan dalam dua pekan beruntun akibat lemahnya outlook ekonomi global, dan adanya risiko geopolitik sehingga menjaga kinerja emas sebagai aset safe haven.

Dua ekonomi terbesar zona euro menunjukan pertumbuhan ekonomi yang mengecewakan di kuartal kedua. Ekonomi Jerman berkontraksi 0,2% di kuartal kedua dari kuartal sebelumnya, lebih buruk dari estimasi kontraksi sebesar 0,1% oleh ekonom. Sementara Perancis mencatat produk domestik bruto yang stagnan di kuartal kedua, mematahakan estimasi pertumbuhan 0,1% oleh para ekonom. Buruknya PDB dua negara tersebut membuat PDB blok 18 negara tersebut stagnan.

Sementara data ekonomi AS pekan ini dirilis kurang apik. Penjualan ritel di bulan Juli stagnan dari bulan sebelumnya, menjadi hasil terendah dalam enam bulan terakhir, sekaligus mematahkan ekspetasi kenaikan sebesar 0,2% oleh para ekonom. Sedangkan penjualan ritel inti naik 0,1% dari bulan Juni dibawah estimasi kenaikan sebesar 0,4%. Data lain menunjukkan jumlah warga AS yang mengajukan aplikasi untuk memperoleh tunjangan pengangguran baru naik sebanyak 21.000 menjadi 311.000 dalam pekan yang berakhir 9 Agustus, di atas ekspektasi kenaikan menjadi 295.000.

Namun penguatan emas masih akan terbatas akibat permintaan emas dari

India, yang merupakan konsumen emas terbesar kedua di dunia, tahun ini diperkirakan akan turun ke level terendah dalam lima tahun terakhir. World Gold Council mengatakan tingkat permintaan diperkirakan akan turun 13% menjadi 850 metrik ton pada tahun ini, dari 974,8 metrik ton pada tahun 2013. Jumlah tersebut merupakan batas terendah dari perkiraan permintaan emas oleh India tahun ini sebesar 850 ton sampai 950 ton, dan akan menjadi yang terendah sejak tahun 2009 ketika permintaan emas sebesar 642,4 ton.

Emas saat ini diperdagangkan pada kisaran $1.313,26 per troy ons, dengan level terendah harian $1.311,07, dan tertinggi $1.314,00. (pap)


Lihat Disclaimer
   
 
 
 
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search