Emas Merosot, Terimbas Oleh Penguatan Dollar

Emas Merosot, Terimbas Oleh Penguatan Dollar

Senin, 13 Mei 2013 17:38:24 WIB

Monexnews - Harga emas merosot pada sesi perdagangan elektronik hari Senin, menderita bersamaan dengan logam lainnya seiring menguatnya dollar AS dan serangkaian data China yang hasilnya beragam.

Selama jam perdagangan Eropa, emas turun sebanyak $8.60, atau 0.6%, di kisaran $1.428 per ons.

Serangkaian data China menunjukkan bahwa hasil produksi industri dan investasi aset tetap tidak mencapai perkiraan analisis. Hasil penjualan retail di China mencapai perkiraan analis yang di survei oleh Reuters, dan data tersebut naik dari tahun sebelumnya, namun masih lebih buruk dari yang terlihat di tahun 2012.

Pelemahan emas pada hari Senin terjadi karena menguatnya dollar terhadap para rival utamanya termasuk yen Jepang dan euro. Penguatan dollar cenderung melemahkan emas dan komoditas lainnya yang berdenominasi dengan dollar karena menguatnya dollar membuat harga mereka jauh lebih mahal.

Dollar dapatkan dorongan seiring para investor mempertimbangkan kemungkinan bahwa

Federal Reserve akan mengurangi kebijakan stimulus moneternya. Bank sentral di laporkan sedang memetakan rencana untuk mengurangi program pembelian obligasi senilai $ 85 milyar perbulan. Para pejabat mencoba untuk memperjelas strateginya sehingga pasar tidak bereaksi berlebihan pada langkah mereka selanjutnya, laporan tersebut berdasarkan sebuah laporan di Wall Street Journal.

Para analsis mengatakan bahwa isu the Fed yang akan mengakhiri program pembelian obligasi akan membuat dollar lebih disenangi dalam hal yield

(fsyl)


Lihat Disclaimer
   
 
 
 
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search