Emas Rebound, Investor Cemas Akan Konflik Ukraina dan Yunani

Emas Rebound, Investor Cemas Akan Konflik Ukraina dan Yunani

Senin, 09 Februari 2015 09:09:50 WIB

Monexnews - Emas rebound pada hari Senin seiring Perdana Menteri Yunani Alexis Tsipras menegaskan kembali tentang penolakan negaranya terhadap program bailout dan meningkatnya kecemasan tentang konflik di Ukraina yang mungkin akan semakin memburuk, itu memacu permintaan untuk aset safe haven.

Emas pada pagi ini menguat sekitar 0.4% di level $1,238.98/onz dan bergerak di level $1,1238.43 pada pukul 08.58 wib. Harga emas turun ke level $1,228.48 pada tanggal 6 Februari, level terendah sejak 15 Januari, setelah data menunjukkan para pengusaha AS menambahkan lebih banyak pekerja di bulan Januari daripada estimasi ekonom, itu telah meningkatkan ekspektasi bahwa Federal Reserve akan bergerak semakin dekat untuk kenaikan suku bunga pertama sejak tahun 2006.

Perdana Menteri Yunani Tsipras berjanji untuk meningkatkan upah minimum dan hentikan privatisasi infrastruktur pada pidatonya, itu menempatkan dirinya bertabrakan dengan keinginan para kreditur sebelum pertemuan darurat dengan para menteri keuangan kawasan Euro. Konflik Ukraina yang sudah berlangsung hampir setahun saat ini memasuki pekan penting dengan diskusi kembali dilanjutkan pada hari Senin ini di Berlin yang bertujuan untuk mempersiapkan pertemuan puncak para pemimpin Jerman, Perancis, Rusia dan Ukraina di Minsk, Belarusia pada tanggal 11 Februari.

"Kelihatanya krisis Ukraina akan semakin memburuk, dengan kedua pihak saling mengancam yang mana itu telah meningkatkan daya tawar terhadap aset safe haven seperti emas," kata David Lennox, analis sumber daya alam di Fat Prophets di Sydney ."Kebuntuan di Yunani, "juga semakin menambahkan minat terhadap safe haven."

Ukraina, AS dan Uni Eropa mengatakan bahwa Rusia mendukung para separatis di Ukraian timur. Hampir 5,400 orang tewas dalam pertempuran sejak April, menurut laporan PBB . Upaya diplomatik pada pekan ini datang seiring AS dan beberapa sekutunya di Eropa mempertimbangkan untuk memasok senjata ke Ukraina.

(fsyl)


Lihat Disclaimer
   
 
 
 
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search