Emas Statis Di Tengah Pertimbangan Stimulus Global Dan Outlook Suku Bunga AS

Emas Statis Di Tengah Pertimbangan Stimulus Global Dan Outlook Suku Bunga AS

Rabu, 26 November 2014 09:04:29 WIB

Monexnews - Emas di perdagangkan di dekat level tertinggi dalam tiga pekan seiring investor mempertimbangkan kenaikan stimulus di seluruh dunia terhadap outlook untuk tingginya biaya pinjaman di AS.

Emas pada hari ini di perdagangkan di kisaran $1,199.20/onz pada pukul 08.52 wib dari kemarin di $1,200.98, ketika

emas naik sebesar 0.3%. Logam mulia menguat pada tanggal 21 November di $1,207.93, itu adalah level tertinggi sejak 30 Oktober, setelah China secara tak terduga memangkas suku bunga untuk pertama kalinya dalam dua tahun terakhir, mereka bergabung dengan Jepang dan Eropa dalam mengambil langkah untuk memacu pertumbuhan.

Emas hanya sedikit berubah pada tahun ini setelah merosot ke level terendah dalam tiga dekade terakhir di tahun 2013 seiring Federal Reserve bersiap untuk naikan biaya pinjaman di tengah membaiknya ekonomi AS, sementara itu bank sentral lainnya meningkatkan stimulus moneternya. Presiden European Central Bank Mario Draghi mengatakan pada pekan lalu bahwa ECB akan memperluas pembelian aset jika di perlukan, sementara Bank of Japan pada bulan lalu meningkatkan jumlah pembelian obligasi pada tingkat tahunan ke rekor tertinggi.

"Kami perkirakan perbedaan kebijakan moneter antara AS dan negara ekonomi utama lainnya akan berkelanjutan, itu akan mempertahankan bullish pada dollar dan membebani emas," kata Lv Jie, analis di Cinda Futures Co. di Hangzhou pada hari ini. "Kami melihat beberapa minat beli pada ketika emas berada di level rendah, itu cukup membantiu berikan dukungan ke pasar."

Di China, yang merupakan konsumen terbesar di dunia, nilai impor emas dari Hong Kong naik untuk bulan ketiga di bulan Oktober, menurut laporan dari departemen statistik Hong Kong kemarin. Volume untuk kontrak patokan di Shanghai Gold Exchange s telah melampaui rata-rata harian pada tahun ini untuk sekitar 14,877 kilogram per harinya sejak 8 Oktober sampai kemarin.

(fsyl)


Lihat Disclaimer
   
 
 
 
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search