Emas Terjebak di Level Rendah 7-1/2 Bulan

Emas Terjebak di Level Rendah 7-1/2 Bulan

Jum'at, 12 September 2014 10:04:52 WIB

Monexnews - Emas memperpanjang penurunan untuk diperdagangkan dekat level rendah 7-1/2 bulan pada hari Jumat, menuju untuk mencetak pekan terburuk dalam lebih dari 3 bulan seiring penguatan dollar dan meredanya ketegangan di Ukraina mengikis daya tarik emas sebagai safe-haven. Emas turun sebanyak 2.4% pekan ini, penurunan mingguan terbesar sejak minggu terakhir bulan Mei. Penurunan pada hari emas berlakangan ini sebagian besar disebabkan oleh penguatan dollar, yang dipicu oleh data ekonomi yang positif dan ekspektasi bahwa Federal Reserve AS akan menaikkan suku bunga lebih cepat. Tingkat permintaan safe haven untuk emas juga semakin turun setelah Presiden Ukraina mengatakan bahwa Rusia telah menarik sebagain besar pasukannya dari Ukraina, meningkatkan harapan untuk jalur damai yang saat ini sedang ditempuh pasca konflik selama 5 bulan yang telah menewaskan lebih dari 3,000 orang. CME Group akan meluncurkan kontrak berjangka pengiriman emas fisik di Hong Kong tahun ini untuk mendapatkan aksi beli heding dan investasi yang bertumbuh di wilayah Asia. ICE Futures U.S. mengatakan akan mengurangi contract size dan meningkatkan kemurnian pada kontrak berjangka Mini Gold dan options miliknya, dalam usaha terkini untuk mendorong volume perdagangan pada investor ritel. Produsen emas di Afrika Selatan, Sibanye Gold berencana untuk memangkas 2,500 pekerja setelah mengakuisisi tambang Cooke 4 di bagian barat Johannesburg, menurut dua sumber industri pada hari Kamis.

(xiang)


Lihat Disclaimer
   
 
 
 
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search