Emas Terkoreksi Dari Level Tinggi 2 Pekan Karena Penguatan Dollar

Emas Terkoreksi Dari Level Tinggi 2 Pekan Karena Penguatan Dollar

Selasa, 24 Maret 2015 13:16:40 WIB

Monexnews - Emas melemah dari level tertinggi dalam dua pekan seiring investor mempertimbangkan laju dari kenaikan suku bunga AS dan reboundnya dollar.

Emas pada hari ini melemah sekitar 0.3% ke level $1,185.53/onz dan bergerak dikisaran $1,188 pada pukl 13.10 wib. Harga

emas pada hari Senin naik ke $1,191.71, itu adalah level tertinggi sejak 6 Maret. Logam mulia menguat sebesar 2.1% pada pekan lalu, penguatan terbesar sejak Januari.

Emas rebound dari level terendah dalam tiga bulan pada pekan lalu seiring Ketua Fed Janet Yellen menyatakan bahwa pembuat kebijakan tidak terburu-buru untuk naikan suku bunga, walaupun Fed mencabut janji untuk bersabar dalam pengetatan. Dollar menguat pada hari Selasa, hentikan pelemahan selama dua hari sebelum laporan inflasi AS. Presiden bank Fed San Fransisco John Williams mengatakan dalam sebuah diskusi bahwa pengatatan kebijakan mungkin akan terjadi sekitar pertengahan tahun ini.

"Lesunya inflasi, munculnya stabilitas keuangan di Eropa dan aktivitas ekonomi yang kuat di Amerika, semuanya berikan dampak bearish terhadap emas." ucap Morgan Stanley dalam laporannya pada hari Selasa. Dollar yang kuat dan resiko the Fed naikan suku bunga telah menyeret harga emas turun, tambahnya.

Indeks harga konsumen bulan Februari mungkin akan menunjukkan rebound moderat dalam angka yang akan dirilis nanti malam setelah penurunan di bulan Januari. Survei Bloomberg terhadap laporan inflasi menunjukkan kenaikan 0.2% dan 0.1% dalam inflasi inti.

(fsyl)


Lihat Disclaimer
   
 
 
 
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search