Emas Tertahan Di Bawah Level Tinggi 5 Pekan Karena Menguatnya Dollar

Emas Tertahan Di Bawah Level Tinggi 5 Pekan Karena Menguatnya Dollar

Rabu, 03 Desember 2014 09:12:56 WIB

Monexnews - Emas bertahan di bawah level tertinggi lima pekan seiring menguatnya dollar telah membatasi permintaan untuk logam mulia, dengan para pembuat kebijakan AS mengatakan bahwa Federal Reserve semakin dekat untuk mengubah janji mereka dalam mempertahankan suku bunga rendah untuk waktu yang di pertimbangkan.

Emas pada saat ini naik dan turun setidaknya 0.2%, dan di perdagangkan di kisaran $1,200.00/onz pada pukul 08.57 wib., dari kemarin di $1,198.28, ketika harga turun sebesar 1.1%. Logam mulia pada tanggal 1 Desember merosot ke level terendah tiga pekan di $1,142.88, sebelum reli ke $1,221.43, itu adalah level tertinggi sejak 30 Oktober, seiring menguatnya harga minyak.

Indeks dollar berada di dekat level tertinggi sejak tahun 2009 sebelum di rilisnya data pekan ini yang mungkin menunjukkan para pengusaha AS menambahkan lebih dari 200,000 pekerja untuk bulan ke 10, itu meningkatkan kemungkinan untuk pengetatan stimulus moneter AS di tengah Eropa dan Jepang meningkatkan stimulus mereka. Berdasarkan pernyataan wakil ketua Fed

Stanley Fischer, minyak, yang pada hari ini di perdagangkan di bawah $70 per barel, yang telah anjlok ke pasar bear, akan berikan keuntungan terhadap ekonomi AS.

"Perkiraan untuk pemulihan ekonomi AS masih terus berlangsung, dan outlook inflasi yang lebih rendah yang di sebabkan oleh penurunan harga minyak akan tetap berikan tekanan terhadap logam mulia," kata Mark To, kepala analis di Wing Fung Financial Group di Hong Kong. "Investor akan memantau dengan seksama untuk laporan payroll AS dan pertemuan ECB."

Emas sudah melemah 0.5% pada tahun ini setelah melemah 28% di tahun 2013 seiring the Fed mempertimbangkan untuk naikan biaya pinjaman di saat bank sentral lainnya mengambil langkah untuk memicu pertumbuhan. Para pembuat kebijakan di European Central Bank dan Bank of England akan bertemu besok, dan Federal Open Market Committee akan bertemu pada tanggal 16-17 Desember.

(fsyl)


Lihat Disclaimer
   
 
 
 
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search