Emas Tertekan, Mampu Bertahan di Atas Level $1,300

Emas Tertekan, Mampu Bertahan di Atas Level $1,300

Selasa, 22 Juli 2014 23:58:19 WIB

Monexnews - Emas tertekan pada hari Selasa seiring penguatan pada bursa saham, namun emas berhasil bertahan di atas level $1,300 seiring meningkatnya ketegangan global yang meningkatkan daya tarik safe haven emas. Harga spot emas diperdagangkan flat dekat level $1,310 per ons, memangkas penurunan sebelumnya setelah data AS menunjukkan inflasi AS sedang naik. Emas naik sebanyak 0.6% pada perdagangan hari Senin, namun gagal untuk mempertahankan gain dan ditutup di level flat.

Bursa saham Asia menyentuh level tinggi 3 tahun pada hari Selasa, kendati adanya kecemasan mengenai krisis di

Ukraina dan Gaza, sementara yen terkoreksi terhadap dollar dan euro. Amerika Serikat, yang waspada terhadap meningkatnya bentrok sipil pada serangan Israel di Selat Gaza, mengambil peran langsung dalam usaha mengamankan gencatan senjata pada hari Senin, seiring jumlah korban Palestina melonjak ke lebih dari 500 orang. Di Ukraina, ketegangan terus meninggi meski sebagian korban dari pesawat Malaysia Ariline yang jatuh di Ukraina sedang dikirimkan menuju Belanda pada hari Selasa.

Sejumlah trader mengatakan minimnya permintaan

fisik dapat membatasi rally pada hari emas dan mungkin akan menekan harga emas dalam jangka pendek. Permintaan fisik di Asia terbatas dalam beberapa bulan terakhir, seiring aksi beli terhenti setelah aksi borong pasca penurunan tajam pada harga emas. Pada Shanghai Gold Exchange, harga emas lokal sama dengan harga emas London pada hari Selasa, mengindikasikan minimnya minat beli pada negara konsumen emas terbesar dunia, yaitu China. Investor menjual sejumlah posisi pada emas pasca emas mengakhiri rally selama 6 pekan pada pekan lalu. SPDR Gold Trust, ETF emas terbesar dunia, mengatakan kepemilikan emasnya turn sebanyak 1.8 ton menjadi 803.34 ton pada hari Senin. Pasar juga menantikan data yang akan dirilis dari AS untuk mengukur kekuatan perekonomian dan dampaknya terhadap kebijakan moneter Federal Reserve.

(xiang)


Lihat Disclaimer
   
 
 
 
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search