Emas Terus DIbayangi Stimulus Fed

Emas Terus DIbayangi Stimulus Fed

Senin, 09 Desember 2013 10:40:33 WIB

Monexnews - Emas masih fluktuatif setelah anjlok ke level terendah dalam lima bulan terakhir, investor masih menilai kemungkinan pengurangan stimulus pada bulan ini setelah data non-farm payrolls AS untuk bulan November yang dirilis pekan lalu lebih baik dari perkiraan.

Departemen Tenaga Kerja AS pada hari Jumat mengatakan ekonomi AS menciptakan 203.000 lapangan kerja baru pada bulan November, sementara perkiraan sebesar 180.000. Sementara tingkat pengangguran turun menjadi 7,0 % dari sebelumnya 7,3%, dan merupakan level terendah sejak November 2008. Departemen Tenaga Kerja AS juga merevisi angka NFP bulan Oktober menjadi 200.000 dari publikasi awal yang sebesar 204.000, sementara angka bulan September direvisi naik menjadi 175.000 dari publikasi sebelumnya 163.000.

Presiden Fed Chicago, Charles Evans, yang selama ini mendukung program stimulus moneter AS, mengatakan dia terbuka untuk pengurangan stimulus moneter bulan ini, walaupun dia lebih memilih untuk menunggu.

Sementara itu impor

emas oleh India diperkirakan turun 70% pada kuartal keempat 2013 dari 255 ton pada tahun lalu. Sementara untuk tahun depat impor diperkirakan turun 50% pada level 500 550 ton, jika aturan impor baru dipertahankan.

Sepanjang tahun ini emas telah anjlok 27%, dan menyentuh level terendah dalam 34 bulan terakhir pada bulan Juni lalu, ketika harga menyentuh level $1.180,50 per troy ons. Emas saat ini diperdagangkan pada kisaran $1.230,42 per troy ons, dengan level terendah harian $1.231,93 dan tertinggi $1.231,93. (pap)


Lihat Disclaimer
   
 
 
 
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search