Konflik Ukraina Kokohkan Emas

Konflik Ukraina Kokohkan Emas

Selasa, 06 Mei 2014 06:36:33 WIB

Monexnews - Emas ditutup pada level tertinggi tiga pekan pada hari Senin, memperpanjang penguatan pada sesi sebelumnya, akibat memanasnya konflik di Ukraina dan grafik yang menunjukkan penembusan di atas level resisten kunci mendorong pembelian emas. Kementerian Pertahanan Ukraina mengatakan kelompok separatis pro-Rusia menewasakan 4 tentara Ukraina, melukai 30 lainnya, serta menembak jatuh helicopter militer. Sementara Kementerian Dalam Negeri Ukraina mengatakan beberapa warga sipil juga tewas dalam pertempuran tersebut, namun tidak memberikan jumlahnya secara detail.

Emas pada perdagangan Jumat sempat merosot tajam pasca Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan ekonomi AS pada bulan April menciptakan 288.000 pekerjaan, menjadi yang terbesar dalam dua tahun terakhir, sementara tingkat pengangguran turun menjadi 6,3% dari bulan Maret sebesar 6,7%. Data tersebut juga di atas estimasi ekonom sebesar 210.000 untuk NFP dan 6,6% untuk tingkat pengangguran. Data tersebut menunjukkan tangguhnya pasar tenaga kerja dan prospek pertumbuhan ekonomi AS. Namun Emas seketika berbali menguat setelah Ukraina kembali melancarkan serangan militer terhadap kelompokseparatis pro-Rusia.

Sepanjang tahun ini emas masih berhasil mempertahankan penguatan sebesar 8,9%, ketegangan geopolitik di Ukraina menjadi salah satu penyebab penguatan emas. Emas pada perdagangan kemarin ditutup pada level $1.309,80, per troy ons, dengan level tertinggi harian $1.315,50, dan terendah $1.299,86. (pap)


Lihat Disclaimer
   
 
 
 
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search