PBOC & ECB Bantu Penguatan Emas

PBOC & ECB Bantu Penguatan Emas

Kamis, 05 Februari 2015 06:42:40 WIB

Monexnews - Emas menguat pada hari Rabu, ditopang oleh keputusan People's Bank of China yang memangkas rasio cadangan wajib untuk bank umum guna mendorong pertumbuhan ekonomi. Bank sentral China tersebut memangkas rasio cadangan wajib sebesar 50 basis poin menjadi 19,5%, dengan demikian bank umum di China dapat meminjamkan lebih banyak dana ke dunia usaha. Langkah tersebut merupakan yang pertama kali dilakukan PBOC sejak bulan Mei 2012. Emas selalu diuntungkan dengan adanya pelonggaran moneter, tingkat suku bunga rendah akan mendorong investor untuk menginvestasikan dana mereka ke aset non-interest seperti emas.

Jelang akhir perdagangan, emas kembali mendapat sentimen positif setelah European Central Bank menolak penggunaan obligasi Yunani sebagai jaminan bagi bank umum untuk memperoleh pinjaman. Langkah

ECB tersebut diharapkan memberikan tekanan bagi pemerintah baru Yunani untuk sepakat terhadap program bailout negara tersebut. Pemrintah baru Yunani dibawah Perdana Menteri Alexis Tsipras sebelumnya berusaha menegosiasikan ulang program bailout tersebut. ECB mengatakan langkah tersebut diambil berdasarkan fakta kesuksesan review program tersebut tidak akan tercapai saat ini, dan karena sejalan dengan aturan Eurosystem. Keputusan ECB tersebut membuat bursa saham AS yang sebelumnya menguat seketika berbalik melemah, dan mendorong penguatan emas. Emas pada perdagangan Rabu ditutup pada level $1.268,50 per troy ons, dengan level tertinggi harian $1.272,74, dan terendah $1.256,57. (pap)


Lihat Disclaimer
   
 
 
 
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search