Penguatan Dollar Terhenti, Emas Naik Lebih Tinggi

Penguatan Dollar Terhenti, Emas Naik Lebih Tinggi

Rabu, 06 Mei 2015 05:32:29 WIB

Monexnews - Emas menguat pada hari Selasa setelah terhentinya penguatan dollar dan melemahnya bursa saham global jelang rilis data non-farm payrolls AS pada hari Jumat, yang dapat memberikan petunjuk kapan Federal Reserve akan menaikkan suku bunga. Spekulasi mengenai kenaikan suku bunga masih terus menjadi perhatian pasar. Keraguan terhadap kekuatan ekonomi AS masih muncul setelah data-data yang dirilis variatif, pelaku pasar memunculkan ekspektasi kenaikan suku bunga menjadi setelah bulan Juni. Namun, data berikutnya jika dirilis lebih baik dari perkiraan dapat mendorong The Fed untuk menaikkan suku bunga, langkah yang akan menurunkan permintaan terhadap emas yang tidak memiliki imbal hasil.

Data tenaga kerja sektor swasta AS yang akan dirilis oleh Automatic Data Processing Inc. (ADP) yang akan dirilis hari ini biasa dijadikan acuan oleh para pelaku pasar untuk memprediksi angka non-farm payrolls. Sektor swasta AS diperkirakan menambah 192.000 tenaga kerja di bulan April. Emas pada perdagangan Selasa ditutup pada level $1.193,10 per troy ons, dengan level tertinggi harian $1.199,80, dan terendah $1.185,65. (pap)


Lihat Disclaimer
   
 
 
 
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search