Permintaan Emas China Diperkirakan Menurun

Permintaan Emas China Diperkirakan Menurun

Rabu, 16 April 2014 11:41:27 WIB

Monexnews - Permintaan emas yang tinggi dari China dalam satu dekade terakhir kemungkinan akan terhambat akibat melambatnya pertumbuhan ekonomi China serta ketatnya kredit. World Demand Council mengatakan permintaan emas dari negeri tirai bambu tersebut akan stagnan pada tahun ini. Terakhir kali permintaan menurun di China terjadi pada tahun 2002, setelahnya tiap tahun permintaan emas terus meningkat, hingga mengambil alih tahta India sebagai konsumen emas terbesar di dunia pada tahun 2013.

Beberapa investor dan analis mengatakan kemungkinan melambatnya permintaan emas dari China tersebut dapat mengancam pemulihan harga emas yang terjadi belakangan ini. Sepanjang tahun ini emas berjangka telah naik sekitar 10% pasca merosot 28% di tahun 2013, yang merupakan penurunan harga emas terbesar sejak tahun 1981. Emas yang dipandang sebagai safe haven pada awal tahun ini terbantu oleh gejolak geopolitk yang terjadi di Ukraina, melambatnya ekonomi AS serta kemerosotan bursa global yang terjadi di awal tahun. WGC juga mengatakan permintaan emas dari China pada tahun lalu yang melonjak 32% kemungkinan tidak akan dapat dipertahankan, meski harga emas terus turun. Dalam jangka panjang permintaan emas dari China diperkirakan akan kembali meningkat. Permintaan emas diperkirakan akan kembali meningkat sebesar 19% pada tahun 2017 menjadi 1.350 metrik ton, dari 1.132 metrik ton pada tahun 2013. Berlanjutnya pertumbuhan ekonomi China dalam beberapa tahun kedepan diperkirakan akan kembali meningkatkan permintaan emas China. (pap)


Lihat Disclaimer
   
 
 
 
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search