Potensi Penguatan Dollar Bebani Emas

Potensi Penguatan Dollar Bebani Emas

Selasa, 13 Mei 2014 15:05:08 WIB

Monexnews - Emas diperdagangakan melemah pada hari ini, investor mempertimbangkan potensi penguatan dollar jelang dirilisnya data penjualan ritel AS, sementara eskalasi ketegangan geopolitik di Ukraina masih menjadi penahan kemerosotan emas lebih lanjut.

AS hari ini akan merilis data penjualan ritel dan penjualan ritel inti bulan April, yang diperkirakan naik dari bulan sebelumnya, dan akan menjadi kenaikan dalam tiga bulan beruntun. Data tersebut berpotensi menguatkan dollar lebih lanjut. Penguatan dollar cenderung memberikan tekanan bagi emas yang berdenominasi dollar, karena menjadikan harga emas lebih mahal bagi pemegang mata uang selain dollar.

Emas juga tertekan setelah berlanjutnya outflow di SPDR Gold Trust, ETF berbasis emas terbesar di dunia. Pada hari Senin SPDR melaporkan outflow sebesar 2,39 ton menjadi 780,46 ton. Selain itu permintaan emas dari China, konsumen emas terbesar di dunia juga masih lemah. Chinna Gold Association melaporkan penurunan permintaan emas batangan sebesar 44% pada kuartal pertama.

Sementara itu kelompok separatis Pro-Rusia di timur Ukraina berusaha untuk bergabung dengan Rusia setelah mengadakan referendum pada hari minggu yang mayoritas mengatakan ingin bergabung dengan Rusia. Namun pemerintah Ukraina mengatakan referendum tersebut tidak sah, yang berpotensi kembali meningkatkan ketegangan antara kedua belah pihak.

Emas saat ini diperdagangkan pada kisaran $1.290,84 per troy ons menjauhi level tertinggi harian $1.298,52. (pap)


Lihat Disclaimer
   
 
 
 
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search