Proyeksi Goldman Sachs Bebani Emas

Proyeksi Goldman Sachs Bebani Emas

Jum'at, 23 Januari 2015 20:08:15 WIB

Monexnews - Emas melemah diakhir pekan ini jelang dibukanya pasar AS, penguatan dollar dan proyeksi Goldman Sachs Inc. membebani pergerakan logam mulia tersebut. Dollar terus menguat setelah European Central Bank pada hari Kamis kemarin meluncurkan program pembelian aset skala besar. Indeks dollar terhadap mata uang utama menguat tajam dalam dua hari beruntun, saat ini terpantau dikisaran 95.19, dibandingkan pada penutupan pada hari Rabu 92.78. Emas yang berdenominasi dollar cenderung tertekan jika mata uang AS tersebut menguat akibat harga emas menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.

Sementara itu Goldman Sachs menurunkan estimasi harga emas untuk tahun 2016 dan 2017 menjadi $1.089 dan $1.050 per troy ons akibat rendahnya inflasi dan kenaikan suku bunga di AS. Goldman mengatakan untuk beberapa bulan kedepan, harga emas akan berada dikisaran saat ini akibat data ekonomi AS yang lebih rendah dari ekspektasi serta stimulus moneter dari ECB.

Emas diperdagangkan pada kisaran $1.298,10 per troy ons pada pukul 20.06 WIB, dengan level tertinggi harian $1.301,96, dan terendah $1.292,50 (

platform Monex Trader). (pap)


Lihat Disclaimer
   
 
 
 
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search