Market Movers: Dollar Melemah, Instrumen Beresiko Menguat

Market Movers: Dollar Melemah, Instrumen Beresiko Menguat

Jum'at, 14 Februari 2014 10:38:52 WIB

Monexnews - Indeks dollar AS kembali melemah setelah data penjualan ritel AS Januari turun 0,4% di bawah prediksi 0,0% dan data bulan sebelumnya yang hanya turun 0,1%. Data klaim tunjangan pengangguran yang meninggi di atas prediksi 339 ribu vs 331 ribu, semakin menambah tekanan turun bagi dollar AS.

Sementara buruknya data AS ini malah mendorong sentimen risk appetite atau minat terhadap resiko semalam seperti yang terlihat pada penguatan harga komoditi seperti minyak mentah WTI, emas, perak, penguatan indeks saham AS, DAX Jerman dan Nikkei Chicago, nilai tukar mata uang utama dunia juga menguat terhadap dollar AS. Buruknya data-data AS ini menimbulkan asumsi bahwa Bank Sentral AS masih akan memberikan stimul

us ke perekonomian AS.

Pagi ini telah dirilis data inflasi (CPI dan PPI) China yang saling bertolak belakang. Data CPI (Indeks Harga Konsumen) mengalami kenaikan 2,5% sementara data PPI (Indeks Harga Produsen) mengalami penurunan 1,6%. Kenaikan data CPI menunjukkan tingginya tingkat konsumsi atau permintaan di China dan ini menunjukkan aktivitas ekonomi yang bertumbuh. Data ini memberikan sentimen poitif untuk Hang Seng, Kospi dan dollar Australia. Sementara indeks saham Nikkei tertekan oleh penguatan

yen.

Sore ini dari kawasan Eropa akan dirilis beberapa data GDP kuartal ke-4 2013 yaitu dari Perancis, Jerman, Italia, dan zona

euro sendiri. Proyeksi pasar menyebutkan kemungkinan GDP Kuartal ke-4 kawasan Eropa akan lebih bagus dari kuartal sebelumnya. Ini tentunya bisa menopang penguatan nilai tukar euro dan indeks saham Eropa.

Sementara dari AS yang akan ditunggu pasar adalah data survei sentimen konsumen yang diproyeksikan sedikit lebih bagus dari data bulan sebelumnya. Kini data AS yang buruk akan langsung diantisipasi pasar dengan pelemahan dollar AS dan mendorong sentimen risk appetite. Jadwal lengkap kalender ekonomi dapat di lihat di sini:

http://www.monexnews.com/calendar/homeCalendar.htm

(Ariston Tjendra)


Lihat Disclaimer
   
 
 
 
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search