Market Movers: Hasil Rapat FOMC Kuatkan Dollar AS, Tunggu GDP AS Malam Ini

Market Movers: Hasil Rapat FOMC Kuatkan Dollar AS, Tunggu GDP AS Malam Ini

Kamis, 30 Oktober 2014 11:06:22 WIB

Monexnews - Indeks dollar AS menguat pasca rilisan pernyataan hasil keputusan rapat moneter FOMC Bank Sentral AS (Fed) dinihari tadi. Indeks dollar AS kini bergerak di kisaran 86, dari sebelumnya di kisaran 85. Fed mengakhiri program stimulus dan mengisyaratkan bahwa kebijakan kenaikan suku bunga akan berlangsung tahun depan. Fed tidak menunjukkan kekhawatiran soal penurunan tingkat inflasi dan masih yakin bahwa tingkat inflasi akan mendekati target 2%. Hasil FOMC ini bisa menghapus kekhawatiran pasar soal perlambatan ekonomi yang bisa menghambat Fed untuk menaikan tingkat suku bunga acuannya sehingga hasil ini berpeluang mendorong penguatan dollar AS ke depannya.

Hasil rapat FOMC ini juga memberikan tekanan bagi indeks saham Asia pagi ini karena prospek pengetatan likuiditas bank sentral. Namun indeks saham berjangka Nikkei masih menikmati penguatan karena pelemahan
yen terhadap dollar AS.

Pagi ini telah dirilis keputusan rapat moneter Bank Sentral New Zealand (RBNZ) yang tidak mengubah kebijakan moneternya. Bank sentral mengatakan sedang mengevaluasi kondisi ekonomi dan kenaikan tingkat inflasi saat ini moderat. Bank sentral mengindikasikan masih akan mempertahankan suku bunga acuan untuk sementara waktu. Hasil ini memberikan tekanan pada nilai tukar dollar New Zealand.

Sore hari,
poundsterling akan mendapatkan market mover dari indeks harga rumah (HPI) dari Nationwide untuk bulan Oktober. Kenaikan harga rumah bisa mendukung kenaikan tingkat inflasi yang dibutuhkan bank sentral untuk menaikan suku bunga acuannya. Hasil yang di atas prediksi bisa mendukung penguatan poundsterling.

Sementara market mover untuk
euro akan datang dari data GDP Spanyol kuartal ke-3, dan perubahan jumlah pengangguran Jerman bulan September. Perekonomian Zona Euro dipersepsikan sedang mengalami perlambatan oleh para pelaku pasar sehingga hasil yang lebih bagus dari proyeksi bisa membantu penguatan nilai tukar euro.

Malam hari, keyakinan para pelaku pasar terhadap kemungkinan kenaikan suku bunga acuan Fed akan kembali diuji lewal rilisan data GDP kuartal ke-3 AS pengukuran pertama yang diperkirakan bertumbuh 3,1%. Hasil yang di bawah prediksi bisa mengikis keyakinan pelaku pasar dan menekan turun indeks dollar AS.

Hari ini cukup banyak laporan earnings yang akan dirilis oleh perusahaan yang terdaftar di bursa saham AS. Conoco Philips, Master Card, CME Groups, MGM Resorts akan melaporkan pendapatannya sebelum pasar saham AS dibuka, sementara Expedia, Newmont, Starbucks akan melaporkan pendapatannya sesudah pasar saham AS ditutup.

Jadwal rilis data ekonomi selengkapnya bisa dibaca di sini:
http:/www.monexnews.com/economic-calendar/minggu-ini.htm dan Daily Report kami http://www.monexnews.com/monex-daily.htm

(Ariston Tjendra)


Lihat Disclaimer
   
 
 
 
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search