Market Movers: Isu Tapering Tekan Bursa Regional, Isu Batas Utang Tekan Bursa AS

Market Movers: Isu Tapering Tekan Bursa Regional, Isu Batas Utang Tekan Bursa AS

Rabu, 25 September 2013 11:09:49 WIB

Monexnews - Pemerintah Obama masih berupaya menekan pihak Republik untuk menyetujui kenaikan batas atas utang AS yang hampir menyentuh limit pada pertengahan Oktober ini. Perdebatan diperkirakan akan semakin panas menjelang deadline. Bila mendekati limit persetujuan belum didapat, indeks saham AS bisa mendapatkan sentimen negatif. Sementara isu tapering masih menekan indeks bursa regional. Peluang tapering ini masih dibuka oleh bank sentral AS sehingga ketidakpastian kembali melanda pasar keuangan.

Harga minyak mentah WTI mendapatkan sentimen negatif dari kemauan Iran untuk bernegosiasi kembali soal nuklirnya dengan AS. Iran yang dipimpin oleh presiden baru kelihatannya tidak mau berkonfrontasi terlalu keras dengan dunia barat seperti pimpinannya terdahulu. Malam ini data suplai minyak mentah WTI AS bisa menjadi market mover. Bila suplai turun dalam, harga minyak bisa terangkat kembali dan sebaliknya bisa suplai turun tipis, harga minyak masih dalam jalur pengujian level support 102.20.

Sore ini data yang bisa menjadi market mover dari kawasan Eropa adalah data iklim konsumen Jerman dan data survei penjualan ritel Inggris oleh CBI. Data iklim konsumen Jerman ini merupakan survei dari warga Jerman mengenai kondisi ekonomi, kondisi keuangan pribadi, dan keinginan belanja. Sementara Data survei penjualan ritel Inggris dari CBI mensurvei tingkat penjualan dari para penjual ritel dan grosir. Data yang positif dari keduanya tentu bisa mengangkat nilai tukar

euro dan poundsterling.

Malam hari, data AS yang bisa menjadi market mover adalah data Durable Goods Orders dan data New Home Sales. Data Durable Goods Orders menjelaskan kepada pelaku pasar mengenai jumlah pesanan barang tahan lama dari pabrik-pabrik di AS. Sementara data New Home Sales adalah data penjualan rumah baru di seluruh AS. Kedua data ini mewakili perkembangan ekonomi AS. Bila positif tentu akan menguatkan nilai tukar

dollar AS.

(Ariston Tjendra)


Lihat Disclaimer
   
 
 
 
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search