Market Movers: Sinyal Tahan Suku Bunga Lebih Lama Dorong Pelemahan Dollar AS

Market Movers: Sinyal Tahan Suku Bunga Lebih Lama Dorong Pelemahan Dollar AS

Kamis, 19 Maret 2015 10:11:33 WIB

Monexnews - Bank Sentral AS di luar dugaan mengeluarkan pernyataan yang mengindikasikan laju kenaikan suku bunga acuan tidak setinggi perkiraan sebelumnya. Ini bisa memberi sinyal ke pasar bahwa Fed bermaksud menahan tingkat suku bunga di level sekarang untuk waktu yang lebih lama. Pernyataan Fed dinihari tadi langsung menenggelamkan nilai tukar dollar AS terhadap mata uang utama dunia dan membantu menguatkan harga-harga komoditi. Indeks dollar AS melemah ke kisaran 97 dari sebelumnya di kisaran 99.

Indeks-indeks saham berjangka AS, Eropa dan Asia juga mendapatkan sentimen positif dari indikasi penundaan kenaikan suku bunga ini. Penundaan bisa berarti belum ada pengetatan likuiditas dalam waktu dekat sehingga investor masuk kembali ke instrumen yang lebih beresiko. Namun indeks saham berjangka Nikkei mendapatkan tekanan turun akibat penguatan
yen terhadap dollar AS. Yen yang menguat bisa berdampak negatif bagi mayoritas perusahaan eksportir di bursa saham Jepang.

Sore ini akan dirilis hasil rapat moneter Bank Sentral Swiss (SNB). Kemungkinan tidak ada perubahan kebijakan moneter dari SNB, namun pasar tetap harus mewaspadai keputusan yang di luar dugaan. SNB diperkirakan tetap mempertahankan target suku bunga Libor di kisaran -1,25% - -0,25%.

Sementara di Eropa akan diadakan Konferensi Tingkat Tinggi Ekonomi Uni Eropa yang akan membahas isu-isu global termasuk isu perpanjangan bailout Yunani. Persoalan Yunani masih belum selesai karena Yunani baru hanya diberikan perpanjangan selama 4 bulan ke depan, sedangkan Yunani masih memerlukan pendanaan untuk bulan-bulan berikutnya. Masalah Yunani ini bisa menjadi faktor penekan nilai tukar
euro bila masih belum menemukan kompromi.

Malam hari, AS akan merilis data ekonomi klaim tunjangan pengangguran mingguan dan indeks manufaktur di kawasan Philadelphia. Data yang di bawah proyeksi bisa menambah tekanan untuk nilai tukar dollar AS.

Jadwal rilis data ekonomi selengkapnya bisa dibaca di sini:
http:/www.monexnews.com/economic-calendar/minggu-ini.htm dan Daily Report kami http://www.monexnews.com/monex-daily.htm

(Ariston Tjendra)


Lihat Disclaimer
   
 
 
 
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search