Market Movers: Ukraina Berpotensi Memanas Kembali

Market Movers: Ukraina Berpotensi Memanas Kembali

Senin, 12 Mei 2014 11:06:42 WIB

Monexnews - Dollar AS masih mendapatkan support dari pernyataan Mario Draghi, Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) yang mengkhawatirkan nilai tukar euro yang terlalu menguat dan kesiapan bank sentral untuk melakukan pelonggaran moneter.

Sementara konflik di wilayah Timur Ukraina masih menjadi perhatian pasar dimana referendum telah digelar oleh kelompok separatis untuk memisahkan diri dari Ukraina. Ukraina kemungkinan besar tidak akan menerima segala hasil dari referendum ini, apalagi bila hasilnya mendukung pemisahan diri dari Ukraina. Pasar menunggu reaksi dari R

usia. Dukungan dari Rusia tentu akan memicu konflik baru yang bisa meningkatkan kecemasan pasar keuangan.

Pagi ini telah dirilis data Current Account Jepang untuk Bulan Maret yang mengalami defisit sebesar 780 milyar

yen. Defisit ini lebih besar dari perkiraan dan data bulan sebelumnya. Data ini memberikan tekanan bagi yen Jepang dan memicu penguatan USDJPY pagi ini.

Data NAB Business Confidence Australia untuk bulan April dirilis +6, lebih besar dibandingkan bulan sebelumnya. Data ini menopang penguatan nilai tukar Aussie.

Pagi ini indeks saham Asia bergerak beragam. Indeks Hangseng dan Kospi positif sementara Nikkei sedikit tertekan. Indeks Hangseng terbawa oleh penguatan indeks saham Shanghai yang pagi ini sudah reli mendekati 2%. Kospi positif setelah Chairman Samsung dikabarkan kembali sehat. Dan Nikkei mendapatkan sentimen negatif dari defisit Current Account yang membesar. Dari Eropa dan AS tidak banyak event ekonomi yang akan dirilis. Sore ini Swiss akan merilis data Penjualan Ritel untuk Bulan Maret yang diprediksi mengalami kenaikan sebesar 1,9%. Sementara bulan Februari terjadi kenaikan 1,0%. Dinihari nanti, AS akan merilis data Neraca Anggaran Pemerintah Federal Bulan April yang diperkirakan surplus sebesar 112,6 milyar

dollar. Sementara tiga bulan sebelumnya berturut-turut Neraca Anggaran Pemerintah Federal mengalami defisit.

Jadwal earnings selengkapnya:

http://www.monexnews.com/calendar/earnings.htm

Jadwal rilis data ekonomi selengkapnya bisa dibaca di sini:

http:/www.monexnews.com/economic-calendar/minggu-ini.htm dan Daily Report kami http://www.monexnews.com/monex-daily.htm

(Ariston Tjendra)


Lihat Disclaimer
   
 
 
 
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search