Market Movers: Yellen Kuatkan Dollar AS

Market Movers: Yellen Kuatkan Dollar AS

Kamis, 20 Maret 2014 10:48:11 WIB

Monexnews - Rapat FOMC Bank Sentral AS dinihari tadi memberikan dampak ke penguatan dollar AS. Dalam konferensi pers, Janet Yellen (Gubernur Bank Sentral AS) menyampaikan proyeksi kemungkinan suku bunga acuan baru akan dinaikan pada pertengahan 2015. Pasar menanggapi hal ini sebagai kebijakan pengetatan moneter akan datang lebih cepat.

Sebenarnya Janet Yellen memberikan pesan yang beragam. Sebelumnya Yellen menyampaikan bahwa tingkat suku bunga akan bertahan di level rendah untuk sementara waktu meskipun tingkat pengangguran telah sampai ke level yang cukup sehat. Yang artinya kebijakan moneter yang longgar masih diterapkan.

Pagi ini data GDP kuartal ke-4 Selandia Baru telah dirilis dan hasilnya lebih rendah dari perkiraan pasar, 0,9% vs. 1.0%. Data ini sempat memberikan tekanan turun bagi NZDUSD.

Sore ini, Gubernur Bank Sentral Jepang, Haruhiko

Kuroda akan berpidato di depan forum pengusaha di Jepang. Pasar tentu akan mencari indikasi apakah Kuroda akan menambah stimulus atau tidak menghadapi kenaikan pajak penjualan April nanti. Penambahan stimulus bisa mendorong pelemahan yen kembali.

Dari kawasan Eropa, beberapa data dan event penting akan berlangsung yaitu Indeks Harga Produsen (PPI) Jerman, pengumuman kebijakan moneter Swiss, Survei Jumlah Pesanan ke Industri Inggris (CBI Industrial Orders Expectations), dan KTT Ekonomi Uni Eropa. Data PPI Jerman diproyeksikan naik 0,2% lebih tinggi dari penurunan 0,1% pada bulan sebelumnya dan ini bisa membantu penguatan

euro kembali. Bank Sentral Swiss kemungkinan akan tetap mempertahankan suku bunga dan menahan EURCHF di 1.2. Data CBI Industrial Orders Inggris diprediksi pada angka indeks 5, lebih tinggi dari bulan sebelumnya 3 dan ini juga bisa mendukung penguatan sterling kembali.

Dari AS akan dirilis data Klaim Tunjangan Pengangguran Mingguan, Penjualan Rumah Second, dan Indeks Manufaktur Philadelphia. Data Klaim Tunjangan Pengangguran diprediksi 327 ribu klaim, lebih tinggi dari minggu sebelumnya yang 315 ribu klaim. Tapi angka di bawah 340 ribu klaim masih terbilang bagus. Sementara dua data yang lain diproyeksikan lebih bagus dari hasil sebelumnya. Bila sesuai proyeksi, ini bisa mendorong penguatan dollar AS kembali. Jadwal rilis data ekonomi selengkapnya bisa dibaca di sini:

http:/www.monexnews.com/economic-calendar/minggu-ini.htm

(Ariston Tjendra)


Lihat Disclaimer
   
 
 
 
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search