Wall Street Pekan ini: Coba Pertahankan Level 14.000

Wall Street Pekan ini: Coba Pertahankan Level 14.000

Senin, 04 Februari 2013 10:04:58 WIB

<span style="font-size:13px;line-height:19px;font-family:arial, helvetica, sans-serif;">Monexnews - Untuk kali pertama dalam lima tahun terakhir, indeks utama Dow Jones sukses merangsek ke atas level 14.000. Dan tugas pelaku pasar dalam satu pekan ke depan adalah mempertahankan momentum itu. Wall Street pekan ini mendapat beban berat mempertahankan momentum yang sudah didapat dalam dua pekan sebelumnya. Beberapa data ekonomi dan laporan laba korporasi bisa dijadikan sentimen pendorong harga saham, dengan catatan sebagian besar angkanya dirilis sesuai harapan. Data ISM manufaktur akan menjadi indikator ekonomi utama yang harus dicermati, kemudian disusul oleh laporan produktivitas, biaya buruh, ISM sektor jasa dan wholesale inventories. Data kredit konsumen menyusul kemudian pada hari Kamis. Patut diingat bahwa mayoritas ekonom yang disurvei oleh Briefing.com memperkirakan kebanyakan data nantinya muncul pada angka yang tidak sesuai ekspektasi. Kinerja sektor manufaktur terbilang stagnan tahun lalu, tidak benar-benar berekspansi atau kontraksi. Hal itu disebabkan oleh menurunnya jumlah permintaan dan perlambatan ekonomi di sebagian wilayah dunia. Situasi kian diperburuk oleh kekhawatiran soal kondisi anggaran federal Washington yang berantakan. Perlambatan kinerja manufaktur juga berdampak buruk pada hasil laporan tenaga kerja yang dirilis oleh Bureau of Labor Statistics. Setelah mampu menyerap seperempat juta sumber daya manusia sejak resesi berakhir, industri manufaktur hanya mencatat pertumbuhan tenaga kerja nihil mulai medio 2012. Kelesuan aktivitas pabrik-pabrik sesungguhnya telah melanda beberapa negara maju belakangan ini. Barometer ekspor dunia, yaitu China, baru memperlihatkan perbaikan kinerja manufakturnya bulan lalu. Pun demikian, laporan terbaru memperlihatkan bahwa volume impor negara ini masih terlalu rendah. Meski sebagian emiten besar telah merilis data keuangannya, masih ada beberapa anggota bursa yang siap menyibak laporan laba rugi pekan ini. Di sektor teknologi, saham yang wajib diamatia adalah Sony (SNE), Sprint Nextel (S) dan AOL (AOL). Kemudian menyusul saham-saham sektor media dan makanan seperti Yum! Brands (YUM), Time Warner (TWC) dan News Corp (NWS). Walaupun sukses meraih gain besar di hari Kamis, ketiga indeks utama Amerika menutup pekan hanya dengan kenaikan moderat. Dow Jones naik 0,8%, S&P 500 menguat 0,6% dan Nasdaq meraup 0,9%. (dim)


Lihat Disclaimer
   
 
 
 
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search