Gejolak Geopolitik dan Data Ekonomi Seret Nikkei

Gejolak Geopolitik dan Data Ekonomi Seret Nikkei

Selasa, 30 September 2014 14:40:45 WIB

Monexnews - Bursa saham Jepang ditutup melemah, sentimen investor terbebani demonstrasi yang terjadi di Hong Kong serta serangkaian data ekonomi Jepang yang dirilis hari ini. Puluhan ribu demonstran masih terlihat di berbagai jalan di pusat kota Hong Kong. Namun, tidak terlihat pengawasan ketat dari pihak kepolisian. Tidak ada bentrokan, dan tembakan gas air mata yang terjadi pada hari Selasa.

Output industri Jepang secara tak terduga merosot 1,5% di bulan Agustus, kenaikan pajak penjualan dan lemahnya permintaan dari dalam maupun luar negeri menjadi faktor penyebab penurunan tersebut. Ekonom sebelumnya memperkirakan kenaikan sebesar 0,3%, sementara output bulan Juli direvisi naik menjadi 0,4% dari rilis sebelumnya 0,2%. Output produksi yang dipandang sebagai barometer aktivitas ekonomi yang lebih luas belum menunjukkan penguatan memberikan hambatan bagi Perdana Menteri Shinzo Abe dalam upayanya membawa Jepang ke jalur pertumbuhan jangka panjang.

Belanja rumah tangga di bulan Agustus turun 4,78% dibandingkan Agustus 2013, menjadi tanda lain lemahnya ekonomi Jepang. Penjualan ritel bulan Agustus naik 1,2% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, lebih baik dari estimasi ekonom sebesar 0,4%. Dan rata-rata gaji naik 1,4%, lebih baik dari perkiraan sebesar 1,1%.

Indeks utama Nikkei ditutup melemah 137,12 atau 0,84% menjadi 16173,52. Sementara Nikkei futures saat ini diperdagangkan pada kisaran 16150 dengan level terringgi harian 16265 dan terendah 16070. (pap)


Lihat Disclaimer
   
 
 
 
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search