Indeks Kospi Bangkit dari Koreksi Kemarin

Indeks Kospi Bangkit dari Koreksi Kemarin

Selasa, 28 Januari 2014 11:18:20 WIB

Monexnews - Setelah terkoreksi cukup dalam di awal pekan kemarin, indeks Kospi Korea Selatan hari ini (Selasa, 28/01) dapat menarik napas lega lantaran saham-sahamnya mampu menguat meskipun momentum rally belum terbentuk.

Namun demikian, aksi jual masih mewarnai beberapa saham unggulan karena para investor masih khawatir terhadap pengetatan kebijakan moneter di Amerika Serikat serta ketakutan terhadap gejolak kredit macet di negeri China. Pasar nampak pesimis seiring merebaknya spekulasi terhadap Federal Reserve AS yang akan mengurangi stimulus-nya pada pertemuan pekan ini.

Ekspektasi tersebut semakin kuat setelah survei atas sejumlah ekonom menyebutkan, pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) diprediksi akan memutuskan pembelian aset bulanan sehingga akan berkurang lagi sebesar US$ 10 miliar. FOMC meeting ini sedianya akan digelar hari ini dan besok.

Kegelisahan investor kian meningkat setelah laporan Forbes menyebutkan bahwa Bank Rakyat China (PBOC) telah menunda aktivitas transfer dana bank menjelang liburan Tahun Baru Imlek. Hal itu pun memicu kekhawatiran pasar bahwa negeri China kini sedang dilanda krisis likuiditas nasional.

Setelah berakhir di kisaran rendah dalam lima bulan terakhir, hari ini indeks Kospi (KS11) mampu meraih penguatan +0.23% atau sebesar +4.32 poin pada kisaran 1914.66. Sedangkan indeks Kospi-fut juga menguat tipis +0.3% atau +0.75 poin pada area 250.95.

Di lantai bursa nampak beberapa saham pemasok Apple masih didera aksi jual. Saham LG Inotek dan LG Display masing-masing merugi sekitar 4%, Sementara saham Posco terkoreksi 1 persen menjelang laporan pendapatan kuartal. (dar)


Lihat Disclaimer
   
 
 
 
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search