Indeks Utama Inggris Terseret oleh Kebijakan Domestik

Indeks Utama Inggris Terseret oleh Kebijakan Domestik

Kamis, 11 Juni 2015 15:21:09 WIB

Monexnews - Bursa saham Inggris bergerak gamang di awal sesi hari ini karena terpengaruh oleh berbagai sentimen. Saham-saham perbankan bahkan tampil tidak seperti biasanya, separuh berada di zona merah dan sebagian lagi masih positif. FTSE 100 index terpantau melemah ke 6,828.94 setelah kemarin sempat menghentikan fase koreksi selama 4 hari beruntun. Isu seputar krisis hutang Yunani masih menjadi alasan utama dalam aktivitas jual beli saham, meski ada sentimen yang tidak kalah penting dari dalam negeri. Dari sebagian kecil saham yang aktif, Royal Bank of Scotland Group PLC menguat 1,5% setelah pemerintah mengumumkan rencana penjualan sahamnya di bank itu dalam waktu dekat. Kementerian Keuangan Inggris sudah rela menerima kerugian di salah satu bank paling besar di Britania. Di saat yang sama, Inggris juga berniat mengurangi kepemilikan sahamnya di Lloyds Banking Group PLC menjadi hanya 17,9%. Saham Lloyds juga menguat 0,4% di awal sesi. Sayangnya saham bank lain enggan naik karena pemerintah tidak mengutarakan rencana pelonggaran aturan perbankan. Alhasil harga saham Standard Chartered PLC minus 2% dan HSBC Holdings PLC merosot 0,3%. Aksi pemerintah pusat juga membuat saham Royal Mail PLC turun 3,2%. Otoritas dikabarkan telah menjual separuh kepemilikannya di perusahaan pos itu sehingga sahamnya tinggal 15%. Harga jualnya berada di 5 Poundsterling atau setara $7.72 per lembar, lebih murah 3,3% dibandingkan level penutupan hari Selasa (5.17 Poundsterling) (dim)


Lihat Disclaimer
   
 
 
 
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search