Nikkei Tunggangi Pelemahan Yen ke Rekor Baru

Nikkei Tunggangi Pelemahan Yen ke Rekor Baru

Kamis, 21 Mei 2015 11:46:35 WIB

Monexnews - Indeks Nikkei terbang tinggi pada sesi perdagangan hari Kamis (21/05). Indeks utama Jepang ini terpantau menguat 0,3% ke posisi 20262.68 sekaligus memperpanjang penguatan melewati posisi tertingginya dalam 15 tahun terakhir yang tercapai pada sesi sebelumnya. Faktor utama yang melambungkan saham-saham Jepang yaitu pelemahan nilai tukar Yen terhadap Dollar. Grafik pergerakan USD/JPY kini membentuk kisaran baru yang lebih kuat dibandingkan range sebelumnya. Pelemahan Yen akan tertahan apabila Bank Sentral Jepang tidak mengeluarkan stimulus baru dalam waktu dekat. Di sisi lain, penundaan kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve Bank juga berperan besar untuk membendung penguatan Dollar di tahun 2015. Saham-saham berbasis ekspor memang sangat diuntungkan oleh tren pelemahan Yen karena membuat harga jual produknya di luar negeri menjadi lebih bersaing. Tanpa adanya depresiasi Yen sekalipun, kinerja Nikkei tetap kuat karena dukungan aksi beli dari bank sentral, GPIF (Government Pension Investment Fund), dana pensiun skala menengah dan Japan Post. Beberapa saham yang memimpin kenaikan hari ini antara lain, MS&AD Holdings (8725.TO) yang naik 5,9% ke posisi Y3,897 pasca rilis target labanya. Sementara T&D Holdings (8795.TO) meraup 1,0% ke posisi Y2,827 setelah pihak perusahaan mengumumkan rekapitalisasi surat hutang senilai Y30 miliar via buy back saham. Indeks Nikkei Berjangka kini terpantau di posisi 20.280 dan Yen bertengger di 121.105 per US Dollar. (dim)


Lihat Disclaimer
   
 
 
 
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search