Wall Street Cetak Sesi Terburuk Sejak Bulan Juni

Wall Street Cetak Sesi Terburuk Sejak Bulan Juni

Rabu, 07 Agustus 2013 05:27:21 WIB

Monexnews - Wall Street ditutup dekat level rendah sesi pada hari Selasa, dengan ketiga indeks utama mencetak penurunan terbesar sejak bulan Juni, setelah dua presiden Federal Reserve mengatakan bank sentral dapat memulai tapering pada program stimulusnya pada bulan September. "Pekan ini cukup lambat sejauh ini, namun ketika kata-kata taper muncul, itu akan menakuti pasar," ucap Joe Bell, analis saham senior pada Schaeffer's Investment Research. Dow Jones Industrial Average turun hampir 100 poin, terseret oleh IBM dan Hewlett-Packard. S&P 500 ditutup di bawah level kunci 1,700 dan Nasdaq mengakhiri rally selama 5 hari.

"Kita menghindari pasar yang sedang kacau karena tidak dapat menghasilkan uang yang banyak," ucap Art Cashin, direktur lantai operasi pada UBS Financial Services. "Kita mencari kesempatan atau perubahan berita, sehinnga butuh sedikit volatilitas untuk memicu volume tambahan." Presiden Fed bagian Altanta

Dennis Lockhart mengatakan pengurangan program pembelian aset oleh bank sentral dapat dimulai pada salah satu dari 3 pertemuan Federal Open Market Committee yang tersisa tahun ini. Lockhart menambahkan bahwa ia tidak kecewa dengan laporan pengangguran bulan Juli dan mengatakan akan memantau data lebih seksama untuk beberapa pekan ke depan guna melihat apakah perekonomian sedang menunju laju pertumbuhan yang lebih cepat. Presiden Fed bagian Chicago Charles Evans juga mengeluarkan komentar yang serupa dengan Lockhart, mengatakan bank sentral mungkin akan mengurangi program stimulusnya tahun ini. Evans biasanya adalah salah satu petinggi the Fed yang paling dovish.

(xiang)


Lihat Disclaimer
   
 
 
 
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search