Ditopang Konflik Libya & Stimulus China, Minyak Bullish

Ditopang Konflik Libya & Stimulus China, Minyak Bullish

Jum'at, 06 Februari 2015 09:37:51 WIB

Monexnews - Harga minyak mentah masih mungkin melanjutkan rally pada perdagangan hari Jumat seiring konflik di Libya dan stimulus moneter China menopang sentimen investor. Namun secara keseluruhan kekhawatiran tentang melimpahnya pasokan global masih berpotensi membayangi setiap kenaikan harga 'emas hitam'. Pelaku pasar juga perlu mewaspadai perkembangan dari aksi mogok di 9 kilang minyak AS, yang menyumbang sekitar 10% dari kapasitas pengilangan, dan telah memasuki hari ke-6. Di sisi teknikal, bias bullish dalam jangka pendek seiring harga kembali diperdagangkan di atas MA-200 dengan target menguji ulang level tertinggi hari Kamis di area 52.05. Clear break di atas area tersebut bisa memicu momentum bullish lebih lanjut menuju area 52.85, sebelum mengincar target berikutnya di area 54.20. Pada sisi sebaliknya, MA-21 di sekitar 50.40 akan bertindak sebaga support terdekat. Break kembali di bawah area tersebut akan membawa harga ke zona netral dalam jangka pendek, dengan kemungkinan menguji MA-200 di sekitar 49.60. Support selanjutnya berada di area 49.00. (vid)


Lihat Disclaimer
   
 
 
 
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search