Minyak Di Dalam Channel Bullish

Minyak Di Dalam Channel Bullish

Rabu, 03 Juli 2013 09:46:26 WIB

Monexnews - Pada grafik harian, naiknya indikator MACD, dan RSI dapat menyediakan peluang kenaikan lebih lanjut bagi minyak. Sentimen cukup bullish dengan minyak yang diperdagangkan di dalam channel bullish dan di atas Moving Average (MA) 50-100-200. Meski demikian, tetap waspadai aksi profit-taking seiring indikator Stochastic kini berada di area overbought.

Dari sisi fundamental, investor tetap khawatir dengan potensi terganggunya supplai minyak dunia seiring berlarutnya gejolak di Timur Tengah, kawasan produksi minyak terbesar di dunia tersebut. Kondisi Mesir memburuk seiring merebaknya kekhawatiran militer Mesir akan melakukan kudeta terhadap Presiden Mursi. Ledakan mobil kembali terjadi di Irak dan menewaskan 45 orang di Baghdad. Berkurangnya cadangan minyak AS (versi API) juga turut memberikan sentimen positif. Meski demikian, investor masih menantikan data cadangan minyak AS (versi EIA) untuk mencari petunjuk lebih lanjut atas outlook supplai minyak di AS.

Outlook minyak kini cukup bullish; dimana posisi long lebih sesuai dengan stop-loss $100.30. $102.25 dan $103.70 (harga tertinggi 19 dan 5 Januari 2012) adalah resisten. $101.20 dan $100.40 (harga tertinggi 13 Desember 2012 dan 14 September 2012) merupakan support. Resistance Level : $102.25, $103.70, $104.35 Support Level : $101.20, $100.40, $99.20 (Zulfirman Basir)


Lihat Disclaimer
   
 
 
 
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search