Sentimen Minyak Masih Bearish

Sentimen Minyak Masih Bearish

Senin, 04 November 2013 09:55:01 WIB

Monexnews - Pada grafik harian, indikator Stochastic yang berada di area oversold dapat memberikan peluang kenaikan bagi minyak. Namun, potensi kenaikan masih bersifat koreksi dan mungkin terbatas hingga MA 200 ($98.75). Sentimen masih bearish seiring minyak masih berada di dalam channel bearish dan diperdagangkan di bawah Moving Average (MA) 50-100-200.

Dari sisi fundamental, investor cemas dengan prospek melimpahnya supplai pasca beredarnya laporan kenaikan ekspor minyak Irak, meningkatnya produksi minyak Libya, dan survey yang menunjukan naiknya output minyak OPEC. Ini masih menjadi sentimen negatif meskipun data kemarin yang tunjukan berlanjutnya ekspansi sektor jasa isyaratkan masih tangguhnya outlook permintaan energi Cina. Investor juga bersikap waspada menanti pertemuan RBA, ECB, BoE, data GDP & non-farm payroll AS, serta pertemuan tahunan partai Komunis Cina minggu ini.

Outlook minyak masih bearish; dimana posisi short lebih sesuai dengan stop-loss $99.00. $95.95 dan $97.80 (harga terendah 24 Oktober dan tertinggi 30 Oktober) adalah resisten. $93.65 dan $92.10 (harga terendah 26 Juni dan 15 Mei) merupakan support. Resistance Level : $95.95, $97.80, $98.75 Support Level : $93.65, $92.10, $90.00 (Zulfirman Basir)


Lihat Disclaimer
   
 
 
 
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search