Hammer Terlihat di Palm Oil

Hammer Terlihat di Palm Oil

Selasa, 17 Desember 2013 09:44:07 WIB

Monexnews - Pada grafik harian, turunnya indikator MACD, dan Stochastic dapat menyediakan tekanan penurunan bagi palm oil di dalam channel bearish. Namun, potensi penurunan mungkin terbatas hingga MA 50 (RM2540). Sentimen cukup mixed mengingat potensi bullish belum hilang dengan palm oil yang masih diperdagangkan di atas MA 50-100-200, dan terbentuknya pola candle stick hammer. Meski demikian, potensi kenaikan juga terbatas hingga batas atas channel bearish (RM2630).

Dari sisi fundamental, musim hujan yang diprediksi berlangsung hingga Januari di Malaysia dan Indonesia dapat menimbulkan kecemasan akan potensi terganggunya produksi palm oil. Lemahnya nilai tukar Rupiah Indonesia dan Ringgit Malaysia juga dapat memberikan harapan akan membaiknya outlook ekspor palm oil dari kedua negara produsen palm oil terbesar di dunia tersebut.

Meski demikian, sentimen cukup rapuh seiring merebaknya kecemasan atas potensi pengurangan stimulus moneter Federal Reserve menjelang pertemuan FOMC pada 17-18 Desember.

Outlook palm oil kini menjadi netral, dimana posisi short lebih sesuai dengan stop-loss RM2700. Resisten berada di RM2602 dan RM2630 (harga terendah 26 November dan batas atas channel bearish); sedangkan support di RM2550 dan RM2540 (harga terendah 16 Desember dan MA 50). Resistance Level : RM2602, RM2630, RM2657 Support Level : RM2550, RM2540, RM2506 (Zulfirman Basir)


Lihat Disclaimer
   
 
 
 
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search