Yen Kembali Melemah Terhadap Dollar Setelah Data Perdagangan US

Yen Kembali Melemah Terhadap Dollar Setelah Data Perdagangan US

Rabu, 08 Januari 2014 11:01:11 WIB

Monexnews - Yen kembali melemah dengan kembali mencatat diatas 104.80 pagi ini setelah semalam data trade defisit US menyusut ke level terendah 4 tahunnya, terutamanya disebabkan oleh perkembangan pada produksi suymber daya energi, memicu para analis merefisi prediksi pertumbuhan ekonomi.

Dollar rally hingga 104.93, menjauhi low 2 minggu pada 103.91 yang dicatat hari Senin.

Data Trade Balance US yang membaik semalam memberikan jaminan kepada investor bahwa keputusan Federal Reserve untuk memotong program stimulus mereka terdukung secara fundamental. Meeting Minutes Federal Reserve untuk bulan Desember akan diumumkan nanti hari Kamis dini hari (02.00 Wib) dan pasar berharap kejelasan dari komitmen bank sentral US untuk menjaga tingkat suku bunga tetap rendah untuk jangka waktu yang lebih lama.

Mendukung mood baik ini adalah laporan bahwa IMF akan menaikan prediksi pertumbuhan global dalam waktu 3 minggu, mengakhiri penurunan peringkat yang panjang dan suram.

Bertentangan dari kabar-kabar baik diatas, data kemarin juga menunjukan inflasi inti di Zona Eropa melambat ke rekor terendah sebesar 0.7% pada bulan Desember, memicu ketakutan kemungkinan deflasi pada pertemuan ECB besok. Kekuatiran penurunan inflasi yang terlalu cepat mungkin memicu ECB untuk melakukan pemotongan suku bunga seperti November yang lalu.Trend Bullish

Res : 105.43 105.83 106.10

Sup : 104.32 103.99 103.64

(andian)


Lihat Disclaimer
   
 
 
 
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search