Nikkei Tertahan Dibawah Double top , Yen Melemah

Nikkei Tertahan Dibawah Double top , Yen Melemah

Kamis, 03 Juli 2014 11:06:44 WIB

Monexnews - Nikkei dibuka gap up, tetapi kembali melemah pada awal perdagangan hari Kamis. Penguatan didukung oleh pelemahan Yen terhadap dollar, setelah data ekonomi US semalam. tetapi Nikkei tertahan oleh level Double top pada 15465 yang terbentuk bulan Juni lalu.

Bursa Asia mengambang pada high 3 tahun dan dollar menguat pada awal hari Kamis setelah srangkaian data ekonomi memicu harapan data Non-farm Payroll US akan menunjukan peningkatan pada perekonomian.

Pasar ekuitas Asia pada awal perdagangan mendapat dorongan naik setelah Dow mencatat rekor high untuk 2 sesi berturut-turut dari data yang menunjukan data ADP payroll mencatat level tertinggi 1 Tahun pada bulan Juni.

Data ADP yang baik ini meningkatkan ekspektasi bahwa data Non-farm payroll pada jam 19.30 WIB dapat menghasuilkan data yang baik dan menggambarkan perekonomian US mendapat momentum naik setelah awal yang kurang baik tahun ini.

Investor juga menunggu hasil pertemuan European Central bank pada hari ini. Pasar ridak mengekspektasikan ECB akan melakukan lebih banyak setelah meluncurkan serangkaian pelonggaran moneter pada bulan lalu.

Fokusnya adalah apakah ECB akan menyinggung tentang Quantitative Easing atau secara verbal memperingatkan tentang penguatan mata uang Euro, yang telah merangkak lebih tinggi terhadap dollar walaupun pelonggaran bulan lalu.

Trend Sideway Bullish.

Res : 15465 15665 15720

Sup : 15305 15210 15120

(andian)


Lihat Disclaimer
   
 
 
 
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search