Minyak Masih Di Channel Bearish

Minyak Masih Di Channel Bearish

Kamis, 28 Agustus 2014 13:07:39 WIB

Monexnews - Pada grafik harian, mulai naiknya indikator MACD dan Stochastic dapat memberikan tenaga kenaikan bagi minyak. Meski demikian, potensi kenaikan masih terbatas dan lebih bersifat bargain-hunting pasca tajamnya kejatuhan sejak pertengahan Juli silam.

Tekanan penurunan minyak masih ada dengan emas hitam yang masih diperdagangkan di bawah MA 50-100-200 harian dan di dalam channel bearish. Meski demikian, minyak perlu mencatatkan level penutupan harian di bawah support $92.45 untuk menambah tekanan penurunan. Sentimen cukup mixed dan ini mungkin dapat mendorong pergerakan sideways untuk sementara waktu.

Dari sisi fundamental, investor masih khawatir dengan melimpahnya supplai setelah gejolak di Timur Tengah dan Ukraina tidak menganggu produksi minyak dunia. Meski data EIA semalam menunjukan cadangan minyak AS berkurang sebanyak 2,1 juta barel untuk minggu yang berakhir pada 23 Agustus silam; namun meningkatnya stock minyak di pengilangan Cushing menegaskan masih cukupnya supplai di AS. Ini mungkin masih dapat berikan sentimen negatif untuk minyak.

Outlook minyak masih bearish, dimana minyak mungkin dapat melemah dengan target penurunan $90.00 dan stop-loss $94.55. Minyak WTI mungkin akan diperdagangkan di kisaran $92.45 hingga $94.40 untuk hari ini.

Resistance Level : $94.40, $95.25, $96.55

Support Level : $92.45, $91.25, $90.00

(Zulfirman Basir)


Lihat Disclaimer
   
 
 
 
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search