HangSeng Kembali Turun Atas Kabar Stimulus PBOC Ditunda

HangSeng Kembali Turun Atas Kabar Stimulus PBOC Ditunda

Kamis, 18 September 2014 11:47:19 WIB

Monexnews - Hangseng dibuka gap down, dengan melanjutkan pelemahan setelah kemarin menguat. Penguatan kemarin atas isu aliran stimulus dari bank sentral China sebesar 100 Billion Yuan untuk masing2 dari 5 bank terbesar China, dikonfirmasikan bahwa rencana tersebut masih berupa wacana di Bank sentral dan belum diluncurkan, sehingga memukul bursa Hangseng pagi ini.

Bursa Jepang diawali menguat pada hari Kamis setelah dollar memecahkan high 6 tahun Yen seiring rencana kenaikan suku bunga Federal Reserve memperjelas perbedaan arah antara US dengan negara-negara besar lainnya.

Euro terjun ke low 14 bulan sementara Gold mencatat low 8 bulan seiring dollar menguat disemua bursa, sebuah gerakan yang telah sangat ditungg-tunggu banyak investor selama tahun ini.

Tetapi, pandangan hawkis pada dollar tetap terjadi walau Fed masih mempertahankan pernyataan bahwa rate hike tidak akan terjadi selama diperlukan .

Reaksi ini juga membayangi data inflasi US yang lemah, walau dengan kepala Fed Janet Yellen menekankan bahwa kebijakan akan sangat tergantung dari bagaimana kondisi ekonomi pada bulan-bulan kedepannya.

Tetap pasar memandang bahwa fed rate pasti akan dinaikan sementara ECB rate dan BoJ rate masih mempertahankan kebijakan longgar.

Tetapi pergerakan pasar ekuitas pada sesi Asia masih nampak terjaga dengan kemungkinan penguatan dollar mungkin akan menarik dana investasi dari pasar negara berkembang.

Dengan telah keluarnya hasil pertemuan Fed semalam, masalah besar yang harus dihadapi pasar selanjutnya adalah Referendum kemerdekaan Scotlandia yang akan dimulai sore nanti.

Voting akan diakhiri pada pukul 21.00 GMT (04.00 WIB, esok hari), dengan hasil diharapkan akan diumumkan segera setelah berakhir. Dan memberikan pasar investor besar di Asia keuntungan untuk bereaksi lebih awal pada hari Jumat pagi.

Hasil polling terakhir dari Survation menunjukan dukungan untuk tetap bertahan didalam Kerajaan Inggris Raya sebesar 53%, memberikan sedikit penguatan pada Pound.

Trend Bearish.

Res : 24425 - 24605 - 24750
Sup : 23850 - 23670 - 23530

(andian)


Lihat Disclaimer
   
 
 
 
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search