Minyak Masih Bearish

Minyak Masih Bearish

Selasa, 21 Oktober 2014 10:24:25 WIB

Monexnews - Pada grafik harian, mulai naiknya indikator Stochastic dapat memberikan tenaga kenaikan bagi minyak. Namun, potensi kenaikan masih bersifat koreksi dan mungkin terbatas. Sentimen masih bearish dengan minyak yang masih diperdagangkan di bawah MA 50-100-200 harian, dan turunnya indikator MACD. Namun, minyak perlu mencatatkan level penutupan harian yang semakin rendah setiap harinya untuk menambah tekanan penurunan; dimana kegagalan dapat mendorong pergerakan sideways untuk sementara waktu.

Dari sisi fundamental, data pagi ini yang menunjukan tidak terlalu buruknya kinerja ekonomi ina juga dapat meredakan kekhawatiran atas outlook permintaan dari konsumen minyak terbesar No.2 di dunia. GDP tahunan Cina tumbuh 7,3% pada Q3 2014; lebih tinggi dari estimasi 7,2% namun masih lebih rendah dari publikasi sebelumnya 7,5% pada Q2 2014. Produksi industri Cina meningkat 8,0% untuk bulan September; lebih baik dari prediksi kenaikan 7,5% dan publikasi sebelumnya yang meningkat 6,9%. Ini mungkin dapat memberikan sentimen positif untuk minyak.

Meski demikian, investor masih cemaskan melimpahnya supplai minyak di pasar terutama dengan OPEC yang berikan sinyal akan mentolerir kejatuhan harga minyak lebih lanjut. Arab Saudi dikabarkan masih bisa mentoleransi kejatuhan harga minyak hingga $80. Kuwait utarakan $75 akan menjadi batas bawah. Kuwait dan Aljazair utarakan tidak akan memangkas produksi minyaknya. Iran sinyalkan kesanggupan untuk menghadapi harga minyak yang lebih rendah.

Outlook minyak masih bearish, dimana minyak dapat alami pelemahan dengan target penurunan $80.00 dan stop-loss $82.80. Minyak WTI mungkin akan diperdagangkan di kisaran $80.00 hingga $82.70 untuk hari ini.

Resistance Level : $82.70, $83.55, $84.75

Support Level : $80.75, $79.80, $77.25

(Zulfirman Basir)


Lihat Disclaimer
   
 
 
 
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search